“Penurunan limbah dari sektor domestik sangat berpengaruh dalam upaya pengendalian pencemaran air,” ujar Retno.
Selain itu, dilakukan juga kegiatan edukasi kepada masyarakat untuk mendorong partisipasi dalam menjaga lingkungan sungai dan bantarannya, seperti program resik kali tang bekerjasama dengan Santri Jogokali. Pembinaan intensif juga dilakukan pada sentra home industri.
Dalam kegiatan tersebut Yuli sebagai pembawa materi mengemukakan beberapa upaya yang harus di tempuh meningkatkan kebersihan sungai antara lain mengembangkan teknologi tepat guna dan terjangkau dalam menanggulangi pencemaran air, serta kegiatan rutin “resik kali” untuk memulihkan ekosistem.
“Kami berharap melalui kerja sama dan partisipasi semua pihak, masalah pencemaran air dapat diatasi secara komprehensif dan berkelanjutan,” tutur Yuli.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2










