
Perguruan yang didirikan pada 1992 oleh K.H. Abdur Rosyid ini memanfaatkan momen halal bihalal untuk memperkuat persatuan dan kekeluargaan antar anggota. Puncak acara ditutup dengan pertunjukan atraksi memukau yang menampilkan keahlian para pesilat, membuktikan bahwa perguruan ini tidak hanya fokus pada aspek bela diri, tetapi juga melestarikan seni budaya tradisional.
Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan memperluas jaringan antar perguruan silat di Jawa Timur, sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Penulis : Julek/ tim
Halaman : 1 2










