Surabaya, Garda 21— Pergerakan nilai tukar rupiah dan harga minyak dunia kembali membawa perubahan pada harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi merilis daftar harga terbaru yang berlaku mulai hari ini, di mana penyesuaian hanya menyasar jenis BBM non subsidi, sedangkan BBM bersubsidi tetap dijaga stabilnya untuk melindungi daya beli masyarakat.
Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi alasan utama peninjauan harga. Berbeda dengan BBM bersubsidi yang sepenuhnya ditanggung pemerintah, harga BBM non subsidi disesuaikan secara berkala mengikuti kondisi pasar internasional dan biaya distribusi di lapangan.
Berikut rincian lengkap harga resmi yang berlaku di wilayah Surabaya dan seluruh Jawa Timur:
BBM Bersubsidi (Tidak Berubah)
– Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter
– Biosolar: Rp 6.800 per liter
Kedua jenis ini tetap dipertahankan harganya sesuai kebijakan pemerintah agar tidak membebani kebutuhan transportasi dan usaha masyarakat menengah ke bawah.
BBM Non Subsidi (Disesuaikan Terkini).
– Pertamax (RON 92): Rp 15.650 per liter.
– Pertamax Green 95: Rp 16.400 per liter
-Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750 per liter
Dexlite: Rp 23.000 per liter
– Pertamina Dex: Rp 24.800 per liter
Perlu diingat, harga ini merupakan acuan resmi. Di beberapa SPBU, harga bisa sedikit berbeda tergantung lokasi dan biaya pengiriman. Masyarakat disarankan memeriksa langsung di tempat pengisian atau melalui aplikasi resmi Pertamina untuk memastikan harga paling akurat.
Pemerintah dan Pertamina menegaskan akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan nilai tukar. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan mengandalkan informasi resmi guna menghindari berita tidak benar yang bisa menimbulkan keresahan.
Penulis : Tim Garda21










