Ciri-ciri korban yakni berkulit sawo matang, berambut hitam halus sepanjang 33 cm, dan bertubuh mungil. Telapak kaki korban juga diketahui pecah-pecah. Melihat kondisi mayat yang mengenaskan, diduga korban menjadi sasaran kekejaman pelaku pembunuhan.
“Petugas sedang melakukan tes DNA untuk memastikan identitas korban, karena tidak ditemukan data pembanding lainnya. Pencarian terhadap kepala korban juga masih gencar dilakukan dengan bantuan relawan.
“Polisi juga tengah mengejar pelaku keji dengan memeriksa tiga saksi, yakni Kepala Desa Japanan, pencari ikan yang menemukan mayat, dan warga sekitar. Semoga kasus pembunuhan sadis ini segera terungkap sehingga korban mendapat keadilan” tambahnya.
Selain kepala, organ vital bagian dalam tubuh mayat korban mutilasi tersebut juga tidak di temukan.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2










