Mojokerto Garda21- Trowulan Orasi demo Para budayawan majapahit Di Tambak Segaran Cagar Budaya Trowulan menjadi sorotan setelah kepala desa setempat, Zainul Anwar, menghindar dari konfirmasi terkait pengurukan lokasi pujasera. Pengurukan tersebut disinyalir menyebabkan kolam Tambak Segaran menjadi mampet atau bahkan kering.
Saat di konfirmasi dengan ke-5 awak media yang berbeda, Zainul Anwar terlihat kebingungan dan bahkan mengaku sebagai “perangkat desa biasa.” Keterangannya tersebut dinilai sangat mengecewakan, meninggalkan pertanyaan besar terkait tanggung jawab kepala desa terhadap kondisi tambak yang menjadi cagar budaya, Kamis 28/12/2023.

Demo budayawan Majapahit turut diadakan sebagai bentuk protes terhadap pengurukan yang diduga merugikan warisan budaya. Namun, kepala desa Trowulan terus menghindari pertanyaan, bahkan mengklaim hanya sebagai “perangkat desa biasa.”
Media yang berusaha mendapatkan klarifikasi mengalami kesulitan saat mendatangi kantor Balai Desa Trowulan Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kekecewaan media terhadap sikap kepala desa semakin menguat, meninggalkan banyak pertanyaan tanpa jawaban yang memadai terkait tindakan pengurukan yang kontroversial ini. ( Srih )
Penulis : Sri H












