Selanjutnya, PJ Bupati Sugiat, didampingi oleh PLT Dinas Kesehatan, juga memberikan jawaban terkait pertanyaan dari awak media. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah mengenai 19 desa di Jombang yang tidak mendapatkan Bantuan Keuangan (BK). PJ Bupati menyatakan, “Kami akan berusaha untuk melakukan pemerataan bantuan tersebut guna memenuhi kebutuhan desa-desa yang belum mendapatkannya”tutur PJ Bupati Sugiat.
Terkait rencana relokasi RSUD Jombang, PJ Bupati Sugiat menjelaskan bahwa rencana tersebut akan dikaji ulang karena adanya dugaan mafia tanah yang terlibat dalam proses relokasi tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjaga integritas dan transparansi dalam semua kegiatan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, para kepala puskesmas dan koordinator bidan di puskesmas di Jombang juga berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
Halal Bihalal dan audensi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Jombang dengan para tenaga medis dan bidan di puskesmas. Diharapkan, melalui kegiatan ini, kolaborasi yang lebih baik dapat terwujud untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jombang.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2










