Dalam sambutannya, Kepala Desa Jantiganggong HADI MULYO menyampaikan
” Sedekah Desa dan Doa bersama bukanlah suatu hal yang menyimpang dari ajaran agama namun harus di lestarikan karena merupakan suatu acara rutin yang mempertemukan Warga dan Pemerintah Desa sehingga terjalin hubungan yang baik. Juga merupakan momen dimana di bulan Muharam merupakan bulan yang baik untuk melakukan doa bersama sehingga menjauhkan dari segala bencana dan bala yang akan terjadi di desa yang sudah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW”.
Masih dalam sambutannya HADI MULYO selaku Kepala Desa Jantiganggong juga menceritakan sejarah dan asal usul dari pada Desa Jantiganggong . ” Kalau tidak diceritakan , anak cucu kita tidak akan tahu sejarah Desa Jantiganggong “Tuturnya.
Camat perak Supriyono dalam sambutannya Menyapaikan ucapan
” Terimakasih kepada seluruh warga yang hadir dalam dalam acara semoga kita semua selalu mendapat barokah dari Allah SWT.
Sedikit menyampaikan kepada masyarakat semoga dalam. Pilkada nanti aman, kondusif lancar, serta di bulan Agustus ini tema kemerdekaan Indonesia adalah Nusantara baru Indonesia maju dan mohon dengan menyemarakkan kemerdekaan Republik Indonesia monggo Kita memasang umbul Umbul dan bendera merah putih”.
Penyerahan wayang dari kepala desa Jantiganggong di serahkan kepada Ki dalang dilakukan di akhir acara dan di lanjut doa bersama serta makan bersama sebagai bentuk rasa syukur dan kerukunan antar warga.
Penulis : Sulistiyowati
Halaman : 1 2










