Jombang Tingkatkan Kualitas Cabai Besar Melalui Penerapan GAP

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, Garda 21 – Dinas Pertanian Kabupaten Jombang mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai besar melalui sosialisasi penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Acara yang digelar pada 26, September 2024, di Poktan Caben, Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu ini menarik perhatian puluhan petani lokal yang antusias untuk mempelajari teknik budidaya cabai modern.

“Penerapan GAP bukan hanya tentang meningkatkan hasil panen, tapi juga menjamin keberlanjutan pertanian dan keamanan pangan,” ujar Perwakilan Dinas Pertanian Jombang, dalam sambutannya.

Program ini memperkenalkan delapan langkah kunci yang mencakup seluruh aspek budidaya cabai, mulai dari pemilihan varietas unggul hingga proses pascapanen. Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus adalah penggunaan sistem irigasi tetes, yang dapat menghemat penggunaan air hingga 40% dibandingkan metode konvensional.

Sedangkan Poktan Caben, menyambut baik inisiatif ini. “Kami berharap dengan penerapan GAP, cabai Jombang bisa menjadi produk unggulan yang dikenal hingga tingkat nasional,” tutur ketua Poktan Caben penuh semangat.

Selain aspek teknis, program ini juga menekankan pentingnya sertifikasi GAP. “Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, tapi bisa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi produk cabai kita di pasar,” jelas penyuluh pertanian yang memimpin sosialisasi.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjadikan sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan target peningkatan produksi cabai sebesar 25% dalam dua tahun ke depan, Jombang optimis dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan berkontribusi pada stabilitas harga cabai di tingkat regional.

Melalui penerapan GAP, petani cabai Jombang tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dengan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Si Jago Merah Lalap Savana di Kawasan Danau Suoh 

Penulis : Julek

Berita Terkait

Desa Gangang Panjang Bagikan BLT DD kepada 16 Warga
Letkol Kav Dicky Prasojo Sambut Kedatangan Rombongan Wakil Panglima TNI di Jombang
Desa Kludan Salurkan BLT DD, 18 Warga Terima Bantuan
Desa Kepatihan Salurkan Bantuan Pangan: 727 Warga Terima Beras dan Minyak Goreng
Harga BBM Terbaru per 9 Juni 2026: Non Subsidi Disesuaikan, Subsidi Tetap Aman
Harga BBM Terbaru per 9 Juni 2026: Non Subsidi Disesuaikan, Subsidi Tetap Aman
Warga Ngaban Gembira, BLT DD Tahap Pertama Dibagikan Serentak
MBG Bawangan Layani Seperti Merawat Anak Sendiri, Niatkan Jadi Ibadah
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:09 WIB

Desa Gangang Panjang Bagikan BLT DD kepada 16 Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:21 WIB

Letkol Kav Dicky Prasojo Sambut Kedatangan Rombongan Wakil Panglima TNI di Jombang

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Desa Kludan Salurkan BLT DD, 18 Warga Terima Bantuan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50 WIB

Desa Kepatihan Salurkan Bantuan Pangan: 727 Warga Terima Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:29 WIB

Harga BBM Terbaru per 9 Juni 2026: Non Subsidi Disesuaikan, Subsidi Tetap Aman

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:21 WIB

Warga Ngaban Gembira, BLT DD Tahap Pertama Dibagikan Serentak

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:16 WIB

MBG Bawangan Layani Seperti Merawat Anak Sendiri, Niatkan Jadi Ibadah

Senin, 8 Juni 2026 - 13:10 WIB

Pasar Tradisional di Jombang Makin Sepi, Pedagang Mulai Pindah dan Beralih ke Dagangan Online

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita

Desa Gangang Panjang Bagikan BLT DD kepada 16 Warga

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:09 WIB

Oplus_131072

Berita

Desa Kludan Salurkan BLT DD, 18 Warga Terima Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:13 WIB