Melalui program ini, Ibu Shanti mengungkapkan bahwa dengan mengompos di rumah, masyarakat dapat mengurangi timbulan sampah hingga 60%. Ditambah dengan 10% yang dikelola di Bank Sampah, total pengurangan mencapai 70%. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Sampah menjadi permasalahan serius di kalangan masyarakat, khususnya di Jombang. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Sanggar Hijau berkomitmen untuk terus memberikan edukasi mengenai pentingnya daur ulang. Dengan memahami nilai ekonomis dari sampah, masyarakat diharapkan dapat mengumpulkannya di Bank Sampah, menjadikannya sebagai tabungan sekaligus berkontribusi pada kebersihan lingkungan.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan semakin meningkat, dan Jombang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2









