Waspadai Gejala Gagal Jantung, RSUD Jombang Siapkan Layanan Poli Jantung yang Cepat dan Profesional

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, Garda 21–Poli Jantung RSUD Jombang merupakan layanan medis rawat jalan dengan standar pelayanan cepat, paripurna. Hal tersebut disampaikan dr. Achmad Shofwan Hadi, Sp.JP saat menjadi narasumber dalam program Humas RSUD Menyapa, dengan tema gagal jantung. Kamis (6/2/2025)

Dokter Spesialis Jantung dr. Achmad Shofwan Hadi, Sp.JP menyampaikan gagal jantung adalah kondisi jantung menjadi terlalu lemah untuk berfungsi dengan baik. Kondisi ini pun dapat menyerang siapa saja dari berbagai kalangan usia. Perlu diketahui, dalam kondisi normal, jantung merupakan organ yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan melakukan kontraksi dan relaksasi di setiap detaknya.

“Heart failure atau gagal jantung adalah sindroma klinis yang ditandai oleh gejala dan tanda fisik yang disebabkan oleh ketidakmampuan jantung untuk memenuhi kebutuhan suplai darah ke bagian tubuh lainnya akibat kelainan struktural maupun fungsional jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan fungsi beberapa organ tubuh tidak maksimal, atau bahkan terhenti,” terangnya.

Menurut dr. Shofwan, terdapat beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab gagal jantung, baik karena penyakit dasar pada jantung maupun di luar jantung. Beberapa risiko dan penyebab gagal jantung diantaranya gangguan ritme jantung, gangguan otot jantung atau kardiomiopati, infeksi pada jantung atau miokarditis, katup jantung yang mengalami kerusakan, penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan sejak lahir, kekurangan sel darah merah atau anemia dan memiliki kondisi kesehatan seperti hipertensi, diabetes, ataupun penyakit tiroid.

Meski penyakit gagal jantung bisa menimpa siapa saja, namun dalam banyak kasus penyakit ini didapati pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun. Selain itu, wanita memiliki prevalensi yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini ketimbang pria di usia lanjut.

Baca Juga  Penyegaran Jabatan, Kapolres Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama dan 7 Kapolsek Jajaran Polres Jombang

“Risiko gagal jantung juga tinggi pada kelompok orang yang menderita tekanan darah tinggi, sedang menjalani pengobatan tertentu, obesitas atau berat badan berlebih, dan memiliki pola hidup tidak sehat, seperti jarang berolahraga, merokok, serta konsumsi junk food,” jelas dr. Shofwan.

Sedangkan setiap penderita dapat memiliki gejala yang bervariasi, tergantung dari penyebab utama munculnya gagal jantung. Namun, secara keseluruhan seseorang dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika sudah mendapati beberapa gejala berikut yakni sesak napas, terutama semakin memberat dengan aktivitas, seperti berjalan atau naik tangga atau tidur telentang datar, tubuh terasa sangat lemas atau lelah hingga tidak mampu untuk melakukan aktivitas harian, terjadi pembengkakan di area kaki, termasuk telapak kaki dan pergelangan kaki (edema), jantung berdenyut cepat, lebih dari 120 kali per menit saat istirahat (palpitasi), sering terbangun di tengah malam karena sesak napas, kebingungan atau merasa gelisah, batuk di malam hari dan nyeri dada.

“Untuk itu, penanganan gagal jantung juga membutuhkan komitmen dan kepatuhan pasien untuk mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter, kontrol rutin ke dokter, dan beberapa hal yang dapat dilakukan dalam upaya pengobatan seperti lebih aktif secara fisik dengan rutin berolahraga, minimal 30 menit per hari, pilih olahraga dengan intensitas rendah hingga menengah, kurangi asupan makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi, lakukan diet sehat untuk mempertahankan berat badan tetap ideal, istirahat yang cukup tidur minimal 6-8 jam, dan penuhi kebutuhan cairan tubuh, kendalikan stres dan berhenti merokok dan konsumsi makanan sehat,” papar dr. Shofwan.

Meski sudah tidak merasakan gejalanya, pasien harus tetap mengonsumsi obat yang diresepkan dokter. Jika sudah habis, tetap lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter, sekaligus untuk memastikan apakah terapi obat akan dilanjutkan atau diganti dengan metode lain. Selain itu, sangat dianjurkan untuk melakukan medical check up minimal satu kali per 6–12 bulan. Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga  Polres Jombang Terima Penghargaan Kapolri dan Kapolda Jatim

“Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan kondisi jantung, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Jantung di layanan Poli Jantung RSUD Jombang Hari Senin-Kamis jam 07.30 – 12.00 WIB dan Hari Jum’at jam 07.30 – 11.00 WIB. Ada 3 dokter Spesialis yang melayani beberapa pemeriksaan penunjang, di antaranya tes darah, elektrokardiogram, ekokardiografi, angiogram koroner, pengambilan gambar dengan CT scan dan MRI scan jantung, serta pemeriksaan lainnya yang mungkin dibutuhkan,” pungkas dr. Shofwan.

Penulis : Julek

Berita Terkait

Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan
Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas
HAUL KE-79 SESEPUH DESA SIMPANG PRAMBON DIRAYAKAN MERIAH, WARGA BERBONDONG-BONDONG HADIR
Bulan Penuh Prestasi, Dishub Jombang Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus di Juli 2026
GRIB Jaya DPC Jombang Gelar Jumat Berkah, Bagikan Makanan untuk Penunggu Pasien di RS Kristen Mojowarno
Lengkapi Barisan Perangkat Desa, Ardhi Wirayuda Resmi Dilantik Pimpin Dusun Sono Desa Ngogri
Posyandu Balita dan Lansia Desa Durung Banjar Berjalan Sukses, Warga Sambut Antusias
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, RSUD Ploso Jombang Lakukan Kaji Tiru ke Dua Rumah Sakit Unggulan di Yogyakarta
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:16 WIB

Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

HAUL KE-79 SESEPUH DESA SIMPANG PRAMBON DIRAYAKAN MERIAH, WARGA BERBONDONG-BONDONG HADIR

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:38 WIB

Bulan Penuh Prestasi, Dishub Jombang Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus di Juli 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:44 WIB

GRIB Jaya DPC Jombang Gelar Jumat Berkah, Bagikan Makanan untuk Penunggu Pasien di RS Kristen Mojowarno

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:14 WIB

Posyandu Balita dan Lansia Desa Durung Banjar Berjalan Sukses, Warga Sambut Antusias

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:26 WIB

Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, RSUD Ploso Jombang Lakukan Kaji Tiru ke Dua Rumah Sakit Unggulan di Yogyakarta

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:17 WIB

Gebrakan Baru RSUD Ploso Luncurkan Layanan Poli Sore Mulai 20 Juli, Solusi Warga yang Sulit Berobat Jam Kerja Biasa

Berita Terbaru