Joko Fatah Rochim menambahkan, “Kesenian Jaranan adalah sarana hiburan yang harus kita jaga. Mari kita pastikan setiap pementasan berlangsung damai tanpa keributan. Dengan melestarikan Jaranan, kita juga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jombang.”
Acara tasyakuran ini ditutup dengan pementasan seni budaya Jaranan Putro Segoro, yang menampilkan keindahan dan kekayaan budaya Mojodukuh. Suasana penuh kegembiraan ini menjadi simbol harapan bagi masyarakat untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan lokal.
Penulis : Lukius Juliandri
Editor : Reno
Halaman : 1 2









