Jombang, Garda 21– Pada tanggal 13 Juli 2025, masyarakat Desa Bedahlawak menggelar acara Sedekah Desa yang meriah, diikuti oleh pawai budaya yang melibatkan empat dusun dengan total 19 kelompok. Acara ini dipimpin oleh Kepala Desa Bedahlawak, Masrum, yang berjalan beriringan dengan istrinya serta pemuda-pemudi desa, semuanya mengenakan pakaian adat yang menawan.
Pawai budaya ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan hasil bumi, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antarwarga. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan arak-arakan yang penuh warna, di mana tumpeng hasil bumi dan berbagai makanan tradisional menjadi daya tarik utama.
Kepala Desa Masrum mengatakan, “Acara ini merupakan wujud syukur kami kepada Tuhan atas segala hasil panen. Selain itu, kami ingin melestarikan budaya dan tradisi yang ada di desa kami.”
Keseruan acara semakin meningkat dengan penampilan seni dan budaya dari setiap kelompok, membuat Sedekah Desa kali ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh warga. Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur, Desa Bedahlawak menunjukkan bahwa tradisi dan budaya tetap hidup dan terjaga.
Pawai ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam melestarikan budaya dan memperkuat tali silaturahmi antarwarga, serta menjadi momen yang dinanti setiap tahunnya.
Penulis : Julek












