Jombang, Garda 21–6 Agustus 2025 Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Polda Jawa Timur bersama Polres Jombang telah melaksanakan penanaman jagung secara serentak di pondok pesantren di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, dan dipimpin oleh Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Kapolda Jatim, Irjen Pol. Nanang Avianto, dan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, hadir dalam acara tersebut, bersama Bupati Jombang, Warsubi, serta para pemimpin pondok pesantren setempat. Penanaman ini juga dilakukan secara virtual, menghubungkan berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Irwasum Polri menjelaskan bahwa kegiatan penanaman jagung ini melibatkan sekitar 264 pondok pesantren di Jawa Timur dengan total area lahan mencapai 500 hektare. “Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan penanaman jagung secara serentak dengan kolaborasi seluruh pondok pesantren,” ujarnya.
Target penanaman jagung untuk kuartal ketiga adalah 200.000 hektare, yang merupakan bagian dari sinergi dengan Kementerian Perhutanan. Sebelumnya, lahan perhutanan sosial seluas 330.000 hektare juga telah ditanami jagung.
“Pada kuartal ketiga ini, kami menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 440.000 hektare dari total target 1 juta hektare,” tambah Komjen Pol. Dedi. Jika target ini tercapai, diperkirakan produksi jagung tahun ini akan mencapai 4 juta ton, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu.
Program ini sejalan dengan komitmen Kapolri untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian di Indonesia. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara institusi pemerintah, pondok pesantren, dan masyarakat dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Penulis : Julek












