Bank Jombang Memiliki Peran Penting Dalam Program KEJAR

- Jurnalis

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, Garda21 – Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Yang di luncurkan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui

Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dan Bidang Perekonomian serta Bappeda, KEJAR di lakukan dalam rangka gerakan nasional revolusi mental. Dihadiri Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Erdiriyo, Layanan Informasi, dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Evita Manthovani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diwakili Asisten Administrasi Umum Jawa Timur H. Akhmad Jazuli.

Kegiatan di hadiri, Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Regional 4 Jawa Timur Giri Tribroto, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Moh Sholeh, Kepala BAPPEDA Kabupaten Jombang Danang Priantoko, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Senen, segenap pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, perwakilan direksi lembaga keuangan, siswa siswi beserta guru pendamping. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang, pada, Selasa (11/7/2023).

Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Erdiriyo menyampaikan, melalui pelajar nantinya bisa memberikan kebiasaan menabung.

“Langkah pendukung investasi yang ada dikembangkan pada keuangan karena masyarakat dibiasakan menabung. Karena pelajar sebagai mayoritas dalam struktur di masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Harapannya, kegiatan menabung menjadi awal upaya bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, industri pendidikan dan dunia usaha untuk meningkatkan budaya menabung di kalangan pelajar yang akan menjadi penerus estafet pembangunan Indonesia yang akan datang.

Hal tersebut, selaras dengan Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Regional 4 Jawa Timur, Giri Tribroto yang menyampaikan, tugas untuk meratakan keuangan khususnya di Kabupaten Jombang diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi. Namun, bisa meningkatkan kolaborasi antar Kepala Daerah. Tujuan simpanan ini, mendukung produk Indonesia dalam menyimpan keuangan. Tujuannya juga untuk melatih kedisiplinan pelajar dalam mengatur keuangan dan untuk mengatur cita-cita kedepannya.

Baca Juga  Pemberian Seragam Untuk Persiapan Pemilu Desa Wringinrejo Kecamatan Sooko

Di sini Bank Jombang sangat berarti perannya untuk kabupaten Jombang karena sudah menerapkan program Kejar untuk para pelajar dengan begitu seluruh pelajar mempunyai karakter mandiri. Juga, secara tidak langsung memberikan contoh agar supaya semua bank bisa melakukan program yang telah dilakukan oleh bank Jombang.

“Selain itu Bank Jombang juga jemput bola. Tentunya, Bank Jombang sangat berarti perannya untuk Kabupaten Jombang. Saya harapkan semakin banyak bank yang melakukan hal ini yang nantinya akan sangat mendukung,” katanya.

Sementara, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Moh Sholeh menyampaikan, program satu rekening pelajar merupakan satu upaya membentuk pembangunan pendidikan berkarakter budaya menabung.

Lanjutnya, Ini adalah salah satu inovasi bahwa pelajar memiliki dan dalam pendidikan menabung. Selaras dengan program nasional dalam rangka untuk melakukan revolusi mental.

“Kabupaten Jombang dipilih oleh kementerian bidang perekonomian dalam rangka mensosialisasikan program kerja dan sekaligus menjadi pilot project implementasi program kerja di Jawa Timur,” tutur Sholeh.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Senen juga menambahkan, kebijakan di Kabupaten Jombang, sudah mengeluarkan surat edaran Tanggal 2 Maret 2023 yang terkait dengan pelaksanaan program kerja ini. Masing-masing siswa harus mempunyai rekening.

“Siswa diharapkan tidak memaksa orang tua memberi uang saku tambahan untuk menabung. Namun, siswa bisa menyisihkan uang saku tanpa adanya uang saku tambahan tersebut. Siswa juga diharapkan tidak melihat nilai uang ditabung. Tetapi, menabung secara rutin akhirnya dapat mengantarkan siswa menjadi orang sukses,” ungkap Kepala Dinas Kabupaten Jombang.

Penulis : Julek

Berita Terkait

Jemput Bola, Puskesmas Mojowarno Gelar Cek Kesehatan Gratis di RS Kristen Mojowarno
RSUD Jombang Perluas Layanan Deteksi Benjolan: Hadirkan FNAB hingga Imunohistokimia
Bupati Warsubi Resmi Luncurkan POPKAB Piala Bupati Jombang 2026  Lahirkan Atlet Muda Berkarakter
Desa Pulogedang Gelar Rangkaian Peringatan HUT RI dengan Seni Kuda Lumping
PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO
PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO
Polemik Mutasi Perangkat Desa Plabuhan Jombang Belum Usai: 6 Orang Diroling, Diklaim Cacat Hukum -DPRD Sarankan Musyawarah
SMK SIP Tampil Memukau di Wirosobo Fest 2026, Angkat Kearifan Batik Mojotrisno
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:35 WIB

Jemput Bola, Puskesmas Mojowarno Gelar Cek Kesehatan Gratis di RS Kristen Mojowarno

Rabu, 23 September 2026 - 16:16 WIB

RSUD Jombang Perluas Layanan Deteksi Benjolan: Hadirkan FNAB hingga Imunohistokimia

Senin, 21 September 2026 - 22:57 WIB

Bupati Warsubi Resmi Luncurkan POPKAB Piala Bupati Jombang 2026  Lahirkan Atlet Muda Berkarakter

Minggu, 20 September 2026 - 14:04 WIB

Desa Pulogedang Gelar Rangkaian Peringatan HUT RI dengan Seni Kuda Lumping

Kamis, 17 September 2026 - 09:43 WIB

PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO

Selasa, 15 September 2026 - 14:14 WIB

Polemik Mutasi Perangkat Desa Plabuhan Jombang Belum Usai: 6 Orang Diroling, Diklaim Cacat Hukum -DPRD Sarankan Musyawarah

Senin, 14 September 2026 - 12:45 WIB

SMK SIP Tampil Memukau di Wirosobo Fest 2026, Angkat Kearifan Batik Mojotrisno

Kamis, 10 September 2026 - 06:52 WIB

BLT DD Disalurkan di Desa Banjarasri, Warga Penuh Rasa Syukur dan Kegembiraan

Berita Terbaru