Jombang, Garda 21–Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Jombang AKBP Dr. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., menggelar kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Jombang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Kresna, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jombang, pada Jumat (6/11/2026), dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polres Jombang, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim, Ketua Senkom Agus, Ketua Pamdi Jombang Sulaiman, Ketua Patriot Garuda Nusantara Bayu, serta Gus Maman selaku Ketua Yakuza Managers Jombang.
Dalam sambutannya, Kapolres Jombang memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang mengemban amanah memimpin Polres Jombang. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan baik antara Polri dan berbagai organisasi masyarakat.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menghilangkan sekat-sekat perbedaan demi terciptanya situasi Kabupaten Jombang yang aman, sejuk, dan damai.
“Mari kita hilangkan sekat-sekat perbedaan dan bersama-sama merawat Jombang agar tetap sejuk dan damai. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, mari kita menjadi penyejuk serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persaudaraan,” ujar AKBP Yanto Mulyanto.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang KH. Cholil Hasyim menyampaikan bahwa Dewan Pendidikan terdiri dari 11 orang pengurus yang telah dilantik oleh Bupati Jombang di Pendopo Kabupaten. Adapun tugas pokoknya adalah melayani pengaduan masyarakat terkait berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Jombang. Hingga saat ini, pihaknya telah menerima kurang lebih 47 kasus yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan dan peserta didik.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jombang menyampaikan bahwa Polres Jombang siap mendukung dan berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan, khususnya melalui program unggulan Polri, yakni Polisi Jogo Sekolah, sebagai upaya mencegah dan mengurangi kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Halaman : 1 2 Selanjutnya










