“Di dalam pelatihan ini diberikan kebebasan bagi pendaftar untuk memilih apa yang diminati sesuai dengan bakatnya supaya mereka lebih mudah untuk menyerap ilmu, sehingga berbekal keterampilan plus akan dilakukan uji kompetensi dengan standar BNSP,” terangnya.
Ning Ita berharap dengan memiliki sertifikat dari BNSP para angkatan kerja di Kota Mojokerto peluang untuk mendapatkan pekerjaan lebih besar.
Martha, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan pelatihan ini merupakan hal yang baru baginya.
“Saya baru pertama ikut pelatihan ini. Harapannya nanti bisa praktik sendiri di rumah untuk usaha,” kata peserta tata kecantikan rambut dari Kelurahan Kedundung ini.
Lima jenis pelatihan yang dilaksanakan pada tahap kedua ini adalah pelatihan digital marketing, tata boga, tata kecantikan rambut, tata rias pengantin muslim modifikasi dan servis sepeda motor injeksi.(Whb)
Penulis : Whb
Halaman : 1 2










