Sukses Turunkan Kemiskinan di Bawah Rata-rata Nasional, Jombang Prioritaskan Data Tunggal dan Kolaborasi 4K

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_131074

oplus_131074

Jombang,Garda21 – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Tahun 2025 di Ruang Soero Adiningrat, Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Rabu (15/10/2025). Rapat yang dibuka oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si ini menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan penggunaan data tunggal untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan.

Dalam arahannya, Bupati Jombang Abah Warsubi, didampingi Wakil Bupati Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd. (Ketua TKPK), menyampaikan kabar baik bahwa persentase penduduk miskin Kabupaten Jombang pada tahun 2025 berada di angka 8,36%. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,24% dibandingkan tahun 2024 (8,60%) dan berada di bawah angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur (9,50%) dan Nasional (8,47%).

Bupati mengarahkan agar angka kemiskinan dapat ditekan hingga 8,04% sampai 8,10% pada tahun 2026, serta menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada akhir tahun 2026, sejalan dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

Untuk mencapai target tersebut, Bupati Jombang menetapkan tiga strategi utama yang wajib dilaksanakan: Penguatan Regulasi dan Pelaksanaan: Memperkuat implementasi program dengan regulasi yang memadai. Mewujudkan Data Tunggal: Menggunakan Data Tunggal Kemiskinan (by name, by address, by problem) yang terverifikasi dan tervalidasi sebagai satu-satunya data pensasaran program. Pendekatan Pentahelix: Meningkatkan fungsi kolaboratif antara Pemerintah Daerah dengan unsur non-pemerintah (Akademisi, Dunia Usaha/CSR, Masyarakat, dan Media) sebagai pendekatan Pentahelix.

Wakil Bupati Jombang, Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., yang juga Ketua TKPK, memaparkan sejumlah faktor pendukung penurunan kemiskinan, antara lain tren positif inflasi, perbaikan kualitas tenaga kerja (TPT turun menjadi 3,75% di 2024), naiknya Nilai Tukar Petani (114,45 di Juli 2025), dan penyaluran Dana Desa serta Program Perlindungan Sosial.

Baca Juga  Menteri PANRB Tinjau Langsung Mall Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan di Jombang

Beberapa program unggulan Kabupaten Jombang yang sejalan dengan Strategi Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE) Tahun 2025 meliputi: Beasiswa Milenial: Mengurangi beban pengeluaran dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk 30 siswa kurang mampu. Gerdu Mapan “Ayo Muleh Nggowo Gabah”: Meningkatkan pendapatan dan kemandirian pangan. Mandor Jalan: Penanganan kerusakan jalan ringan hingga sedang untuk mendukung pergerakan ekonomi. Insentif Guru Ngaji TPQ: Mengurangi beban pengeluaran, dengan insentif yang akan dinaikkan dari Rp 750.000 menjadi Rp 1.000.000 per guru ngaji pada tahun 2026.

Kepala Bappeda Kabupaten Jombang, Danang Praptoko, menyebut bahwa rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk merumuskan Rencana Aksi Tahunan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RATPKD) 2026.

Kepada seluruh tim yang hadir, termasuk Kepala OPD pengampu program, Pimpinan Ormas, Akademisi, dan Media, diharapkan untuk memperkuat Prinsip 4K (Konsolidasi, Koordinasi, Kolaborasi Aktif, dan Komunikasi) guna menghasilkan program yang tepat sasaran, berdampak, dan akuntabel.

Acara dilanjutkan dengan pembedahan Profil Kemiskinan oleh Plt. Kepala BPS Jombang, Abdus Salam, S.ST ME, sebagai dasar konkret penyusunan RATPKD 2026, dilanjutkan dengan diskusi secara mendalam.

Salmanudin Wakil Bupati, selaku Ketua TKPK, menegaskan akan memimpin langsung tindak lanjut rapat koordinasi ini dengan mengadakan rapat lanjutan. Rapat tersebut akan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk filantropi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Tujuannya adalah agar masing-masing pihak menyepakati langkah konkret dan terukur untuk memberikan intervensi kepada 8,36% penduduk miskin Jombang, dengan mempertimbangkan karakteristik demografi dan sosiologi spesifik dari wilayah atau kelompok sasaran masing-masing.

“Saya tegaskan, Rakor ini bukan ajang seremonial. Ini adalah komitmen bersama yang akan ditindaklanjuti. Pertemuan hari ini adalah fondasi bagi rapat lanjutan di mana Baznas, filantropi, dan semua stakeholder akan menyepakati peran spesifik mereka dalam pengentasan kemiskinan, akan terus saya kawal,” pungkasnya.

Baca Juga  Pelantikan Kepengurusan PELTI Kabupaten Jombang: Langkah Baru Menuju Prestasi yang Gemilang

Dengan sinergi kuat ini, Kabupaten Jombang optimis mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.

Penulis : Angga/ Julek

Berita Terkait

PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO
PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO
Polemik Mutasi Perangkat Desa Plabuhan Jombang Belum Usai: 6 Orang Diroling, Diklaim Cacat Hukum -DPRD Sarankan Musyawarah
SMK SIP Tampil Memukau di Wirosobo Fest 2026, Angkat Kearifan Batik Mojotrisno
BLT DD Disalurkan di Desa Banjarasri, Warga Penuh Rasa Syukur dan Kegembiraan
Semangat Kemerdekaan Membara! Desa Plosogeneng Gelar Jalan Sehat Meriah, 2.400 Warga Berpartisipasi — Hadiah Utama Umroh Menanti!
Sandy Dolorosa Terpilih Ketua BPC PERADIN Jombang Periode 2026–2029
Bantuan Pangan Beras 30 Kg Membawa Kebahagiaan Warga Desa Kepatihan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:43 WIB

PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO

Kamis, 17 September 2026 - 09:40 WIB

PANEN RAYA PADI UNGGULAN GP 65: PDIP TEKANKAN KETAHANAN PANGAN HADAPI EL NINO

Selasa, 15 September 2026 - 14:14 WIB

Polemik Mutasi Perangkat Desa Plabuhan Jombang Belum Usai: 6 Orang Diroling, Diklaim Cacat Hukum -DPRD Sarankan Musyawarah

Senin, 14 September 2026 - 12:45 WIB

SMK SIP Tampil Memukau di Wirosobo Fest 2026, Angkat Kearifan Batik Mojotrisno

Kamis, 10 September 2026 - 06:52 WIB

BLT DD Disalurkan di Desa Banjarasri, Warga Penuh Rasa Syukur dan Kegembiraan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:00 WIB

Sandy Dolorosa Terpilih Ketua BPC PERADIN Jombang Periode 2026–2029

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Bantuan Pangan Beras 30 Kg Membawa Kebahagiaan Warga Desa Kepatihan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Bakti Sosial Festival Jagat: GKJW dan RS Kristen Mojowarno Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Mata Gratis di Ponpes Khoiriyah Hasyim

Berita Terbaru