Jombang, Garda21 – Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Jombang Wilayah Barat menggelar perayaan Natal anak yang dihadiri lebih dari 150 anak dari berbagai denominasi gereja, Minggu (7/12/2025). Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan utusan dari 18 gereja yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Gudo, Perak, Ngoro, dan Bandar Kedungmulyo.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, menekankan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan rohani anak-anak.
Salah satu daya tarik utama acara adalah pertunjukan panggung boneka yang dibawakan oleh tim ABC Movement dari Surabaya. Metode penyampaian pesan melalui media boneka ini terbukti efektif menarik perhatian anak-anak.
Tony Gunawan, pembicara dari tim ABC Movement, menyampaikan pesan kepada anak-anak tentang pentingnya mendoakan keluarga. “Anak-anak harus mendoakan orang tua dan saudara-saudaranya agar tetap mempercayai Tuhan. Keluarga diharapkan merayakan Natal dengan kebersamaan dan sukacita,” ujar Tony dalam perenungannya.
Christina Sudibyo, Ketua Komisi Anak BAMAG Jombang, menyampaikan harapannya terhadap acara ini. “Semoga anak-anak lebih mengasihi Tuhan sehingga keluarganya juga dapat menikmati kasih Tuhan, dan keluarga dapat diselamatkan,” katanya.
Christina menambahkan bahwa perayaan Natal anak tahun ini dirancang untuk mempererat hubungan antargereja sekaligus menanamkan nilai-nilai keluarga Kristen kepada generasi muda.
Antusiasme anak-anak terlihat jelas sepanjang acara berlangsung. Yosafat, salah satu peserta dari Gereja GBIS Blimbing, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat senang mengikuti acara Natal ini karena ada panggung boneka dan bisa menyanyi bersama dengan teman-teman,” ujar anak tersebut.
Acara semakin meriah dengan persembahan puji-pujian dan tarian dari anak-anak Sekolah Minggu berbagai gereja. Setiap penampilan mendapat sambutan antusias dari peserta lainnya, menciptakan suasana sukacita yang kental.
Perayaan Natal anak BAMAG Jombang Wilayah Barat ini menjadi bukti nyata kerja sama yang baik antargereja dari berbagai denominasi. Kegiatan interdenominasi seperti ini dinilai penting untuk membangun kebersamaan dan toleransi sejak dini di kalangan anak-anak.
Panitia mengaku bersyukur atas kelancaran acara yang telah dipersiapkan selama ini. Di akhir acara, panitia mengucapkan selamat Hari Natal 2025 kepada seluruh peserta dan mengajak semua keluarga Kristen untuk merayakan Natal dengan penuh makna.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta sebagai kenangan perayaan Natal anak tahun ini.
Penulis : Lukius Juliandri












