JOMBANG, Garda21 – Sebuah babak baru dimulai di Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSKM) dengan dilantiknya dr. Herlambang Budi Mulyono, Sp.OT (K) TLBM sebagai direktur menggantikan dr. Heri Wibowo, M.Kes. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat pada Minggu (21/12/2025) ini dihadiri berbagai pihak mulai dari pimpinan gereja, pejabat pemerintahan, hingga mitra rumah sakit.
Berdasarkan Surat Keputusan Yayasan Kesehatan GKJW Nomor 83/SRT.RUS.YK/SK/XII/2025, dr. Herlambang akan memimpin RSKM selama lima tahun ke depan, tepatnya hingga 20 Desember 2030. Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya kepemimpinan dr. Heri Wibowo yang telah mengabdi sejak 14 Maret 2021.
Rangkaian acara dimulai dengan kebaktian di Gereja GKJW Mojowarno, dilanjutkan dengan upacara serah terima jabatan di Gedung Pusat Kegiatan GKJW Mojowarno. Kemeriahan acara terlihat dari kehadiran tamu undangan yang memenuhi ruangan, termasuk Majelis Agung GKJW, jajaran pembina, pengawas dan pengurus Yayasan
Kesehatan GKJW, para direktur rumah sakit dan klinik di lingkungan Yayasan Kesehatan GKJW, serta PHMD Jombang Surabaya Barat dan PHMJ GKJW Mojowarno.
Kehadiran unsur pemerintahan dan keamanan juga mewarnai acara ini. Kepala Dinas Kesehatan Jombang, Camat Mojowarno, Kapolsek Mojowarno, dan Danramil Mojowarno turut hadir memberikan dukungan. Tak ketinggalan, Kepala Puskesmas Mojowarno, Kepala Puskesmas Japanan, Kepala STIKES Pemkab Jombang, Kades Mojowarno, Kades Mojowangi, perwakilan mitra perbankan, pengurus YBPK Mojowarno, dan seluruh karyawan RSKM memadati ruangan.
Pdt. Dr. Agung Siswanto, M.Th., yang hadir mewakili Ketua Majelis Agung GKJW, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dr. Heri Wibowo. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian beliau. Banyak kemajuan yang telah dicapai dalam masa kepemimpinannya,” kata Pdt. Dr. Agung Siswanto.
Kepada direktur yang baru dilantik, Pdt. Dr. Agung Siswanto memberikan pesan khusus. Ia berharap dr. Herlambang dapat melanjutkan program-program baik yang telah berjalan sekaligus meningkatkan capaian yang ada. “Tantangan rumah sakit ke depan cukup berat. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti regulasi yang ada, baik untuk peningkatan pelayanan maupun pengembangan rumah sakit,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Heri Wibowo menyampaikan kesan selama memimpin RSKM. Ia mengaku selalu berpegang pada nasihat direktur sebelumnya untuk meningkatkan fasilitas rumah sakit, memperhatikan kebersihan dan pelayanan, serta kesejahteraan karyawan. “Saya selalu mengingat nasihat tersebut dan berusaha menjalankannya sebaik mungkin,” ungkapnya.
Namun demikian, dr. Heri Wibowo mengakui ada satu program yang belum terealisasi selama masa kepemimpinannya, yakni pelayanan hemodialisa atau cuci darah. “Harapan saya, ke depan pelayanan hemodialisa ini dapat terlaksana di Rumah Sakit Mojowarno sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan tersebut,” harapnya.
Merespons kepercayaan yang diberikan, dr. Herlambang Budi Mulyono menyatakan komitmennya untuk membawa RSKM ke arah yang lebih baik. “Saya akan meneruskan apa yang sudah dikerjakan direktur sebelumnya dan berusaha mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegas dokter spesialis ortopedi dan traumatologi ini.
Dr. Herlambang menyadari bahwa tantangan yang dihadapi tidak ringan, terutama dalam menghadapi berbagai regulasi dan persiapan akreditasi rumah sakit. “Dengan dukungan penuh dari manajemen dan seluruh karyawan, saya optimis RSKM dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” katanya penuh percaya diri.
Acara pelepasan dan pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Momen mengharukan terjadi ketika karyawan RSKM menyerahkan kenang-kenangan kepada dr. Heri Wibowo sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang berlangsung hangat dan akrab.
Penulis : Lukius Juliandri












