Jombang, Garda 21– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Jombang, yang terletak di Desa Jombatan, Kecamatan Jombang, resmi dibuka pada Jumat (23/01/2026) pagi. Acara peresmian ini dihadiri Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., Dansatradar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah, ST., M.Tr.S.O.U., M.Han., serta Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan komitmen Polres Jombang untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap pelaksanaan program ini dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul demi mencapai visi Indonesia emas.
Di Kota Santri, Polres Jombang telah menghadirkan enam titik SPPG untuk meningkatkan pelayanan. “Hari ini, kami meresmikan tiga SPPG yang berlokasi di Jombatan, Mojoagung, dan Ngoro,” jelas Kapolres.
Hadirnya SPPG diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat Jombang melalui partisipasi aktif dari masyarakat dalam program tersebut. “Kami yakin SPPG ini akan berkontribusi dalam membangun sistem perekonomian di Jombang, termasuk melalui program-program lain seperti Koperasi Desa Merah Putih, Bumdes, dan Gapoktan,” tambah Kapolres.
Bupati Jombang Warsubi memberikan sambutan positif terhadap inisiatif ini. Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan ucapan selamat atas selesainya pembangunan SPPG Polri Polres Jombang.
“Semoga kehadiran SPPG ini memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Jombang,” ungkap Bupati Warsubi.
Ia juga mengapresiasi Polres Jombang dan berharap SPPG ini mampu memenuhi kebutuhan gizi para pelajar, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar anak-anak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Jombang.
Bupati Warsubi menekankan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam mendukung program MBG. “Saya mengingatkan agar semua proses di dapur SPPG mengikuti standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi. Hal ini harus dijaga secara konsisten untuk menghindari risiko kesehatan, seperti keracunan makanan,” tegasnya.
Bupati juga menambahkan bahwa aspek kualitas, kebersihan, dan kehati-hatian adalah prinsip yang tidak boleh diabaikan. Senada dengan Kapolres, ia berharap SPPG dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat sekitar.
“Salah satu tujuan utama dari program MBG adalah untuk mendukung perekonomian lokal,” jelas Bupati Jombang.
Bupati Warsubi mendorong SPPG untuk bersinergi dengan Bumdes dan Kopdes dalam pengadaan bahan pangan lokal, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Bupati Jombang bersama Kapolres Jombang melaksanakan prosesi pemotongan pita sebagai tanda resminya SPPG. Rombongan juga meninjau seluruh proses dari penyotiran bahan, pemasakan, hingga ruang persiapan MBG sebelum didistribusikan.
Tak hanya itu, Bupati Jombang juga melepas dua unit mobil MBG yang siap mengantar makanan. Dengan peninjauan ini, diharapkan distribusi MBG kepada anak-anak dapat dilakukan dengan aman.
Penulis : Julek












