Lamongan,Garda21 — Semangat pelayanan dan kepedulian sosial terpancar nyata dalam kegiatan Bakti Sosial Kespel (Kesaksian Pelayanan) atau yang dikenal dengan program Mardika (Marturia dan Diakonia) Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW), yang diselenggarakan pada Minggu, 7 Juni 2026, bertempat di GKJW Jemaat Sumbergondang, Lamongan.
Kegiatan yang digagas oleh Majelis Daerah Jombang Surabaya Barat bersama Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSKM) ini menghadirkan layanan pengobatan gratis bagi jemaat maupun masyarakat umum di sekitar lingkungan gereja. Tak sekadar pengobatan, acara ini juga memberikan kacamata baca gratis bagi warga yang mengalami gangguan penglihatan rabun dekat (hipermetropi).
Rangkaian acara dibuka dengan kebaktian bersama sebagai wujud syukur dan peneguhan iman, sebelum kemudian dilanjutkan dengan sesi pengobatan gratis yang disambut antusias oleh ratusan warga. Tim kesehatan dari Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSKM) yang terdiri dari dokter, perawat, analis kesehatan, dan tenaga medis lainnya turun langsung memberikan pelayanan secara profesional dan penuh ketulusan.
Sebanyak ratusan orang tercatat mengikuti sesi pengobatan umum, sementara 50 orang mendapatkan kacamata baca gratis — sebuah bantuan yang sangat berarti bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan optik karena keterbatasan ekonomi.
Pendeta GKJW Jemaat Sumbergondang, Pdt. Dhemi Afrita Randi, S.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk konkret kehadiran gereja di tengah kehidupan masyarakat.
“Acara ini menjadi bagian yang sangat penting dan menjadi berkat bagi jemaat GKJW Sumbergondang, karena kesehatan merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Pdt. Dhemi.
Ia menambahkan, kegiatan ini sengaja dirancang inklusif dan terbuka untuk semua kalangan, bukan hanya warga jemaat.
“Oleh karena itu, Majelis Daerah Jombang Surabaya Barat bersama RSKM mengadakan bakti sosial dalam pengobatan. Acara ini sangat disambut oleh warga masyarakat di sini — tidak hanya warga gereja, namun juga masyarakat sekitar lingkungan gereja,” tambahnya.
Program Mardika yang mengusung semangat marturia (kesaksian) dan diakonia (pelayanan) ini mencerminkan komitmen GKJW dalam mewujudkan iman yang hidup melalui tindakan nyata. Kehadiran gereja di ranah kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan rohani dan pelayanan sosial berjalan beriringan.
Dengan semangat gotong royong antara institusi gereja dan rumah sakit Kristen, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak daerah yang membutuhkan. Gereja tidak hanya hadir sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai agen perubahan dan kasih di tengah masyarakat luas.
Penulis : Lukius juliandri












