Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jombang, Garda21–Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan sertifikasi pendidik dinilai bukan sekadar kebijakan administratif untuk menaikkan tunjangan, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal ini disampaikan Ahmad Mahfud Qhozin, S.Pd., Gr., guru Bahasa Indonesia di SMK Sehat Insan Perjuangan, yang telah mengikuti program tersebut.

Menurutnya, guru abad ke-21 dituntut mampu beradaptasi dengan teknologi, menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, hingga mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) secara bijak. Tuntutan itu, kata dia, tidak bisa dijawab hanya dengan semangat pengabdian, tetapi juga memerlukan penguatan kompetensi dan jaminan kesejahteraan.

“Sertifikasi merupakan proses pengakuan profesional yang menuntut guru untuk terus belajar, memperbaiki kualitas pembelajaran, dan mengembangkan inovasi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama mengikuti PPG, orientasi mengajarnya berubah signifikan. Pembelajaran tidak lagi berfokus pada penyampaian materi semata, melainkan bagaimana peserta didik membangun pengetahuan lewat pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual. Guru juga dilatih menyusun asesmen autentik serta memanfaatkan teknologi digital secara efektif.

Dampaknya, kata Ahmad, terlihat langsung di kelas. Peserta didik menjadi lebih aktif berdiskusi, percaya diri menyampaikan pendapat, dan mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata.

Soal kesejahteraan, ia menegaskan bahwa tunjangan profesi guru semestinya tidak dipandang sebagai beban anggaran negara, melainkan investasi pembangunan manusia. Guru yang kesejahteraannya terjamin akan lebih fokus merancang pembelajaran inovatif, mengikuti pelatihan, dan membimbing peserta didik secara optimal.

Di sisi lain, profesionalisme guru turut berperan menghadirkan keadilan pendidikan di tengah kondisi geografis dan sosial Indonesia yang beragam. Dalam pengalamannya mengajar peserta didik dengan latar belakang kemampuan literasi yang berbeda-beda, ia menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, media digital, hingga proyek berbasis masalah agar setiap anak memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensinya.

Baca Juga  Dirgahayu HUT RI Ke-79 Desa Singkalan Gelar Senam, Jalan Sehat, dan Pameran Produk Unggulan

Ahmad juga mendorong guru menjadi agen inovasi di tengah percepatan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, misalnya lewat pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan AI sebagai mitra belajar, bukan sekadar alat.

Ia menyimpulkan, rantai dampak positif ini pada akhirnya akan bermuara pada penguatan ekonomi nasional: guru yang profesional melahirkan peserta didik berkualitas, yang kelak mengisi dunia kerja secara produktif.

“Semua itu berawal dari satu tempat yang sering kali sederhana, tetapi memiliki pengaruh luar biasa; ruang kelas,” katanya.

Ia berharap sertifikasi guru terus dipandang sebagai bentuk pengakuan atas tanggung jawab besar mendidik generasi, sekaligus fondasi menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Penulis : Lukius juliandri

Berita Terkait

Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan
Rumah Sakit Kristen Mojowarno Laksanakan Survei Akreditasi pada 22–24 Juli 2026 oleh Lembaga Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)
Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong
Pertemuan rutin Kader se-kecamatan Tanggulangin digelar di Desa kalitengah
Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan
Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas
HAUL KE-79 SESEPUH DESA SIMPANG PRAMBON DIRAYAKAN MERIAH, WARGA BERBONDONG-BONDONG HADIR
Bulan Penuh Prestasi, Dishub Jombang Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus di Juli 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:50 WIB

Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa

Senin, 27 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:16 WIB

Rumah Sakit Kristen Mojowarno Laksanakan Survei Akreditasi pada 22–24 Juli 2026 oleh Lembaga Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:10 WIB

Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:38 WIB

Pertemuan rutin Kader se-kecamatan Tanggulangin digelar di Desa kalitengah

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

HAUL KE-79 SESEPUH DESA SIMPANG PRAMBON DIRAYAKAN MERIAH, WARGA BERBONDONG-BONDONG HADIR

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:38 WIB

Bulan Penuh Prestasi, Dishub Jombang Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus di Juli 2026

Berita Terbaru