Jombang, Garda 21 – Polisi dengan cepat turun tangan menangani tawuran antar penonton karnaval di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Jombang. Para pihak dihadirkan untuk dilakukan mediasi.
Aksi tawuran mewarnai karnaval dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI di Desa Rejosopinggir pada Minggu (01/09/2024) sore. Insiden tawuran antar penonton terjadi saat tengah-tengah acara. Kedua kelompok saling serang dengan melempar batu.
Kericuhan ini pun langsung ditindaklanjuti Polres Jombang keesokan harinya dengan cara mengumpulkan perangkat Desa, tokoh masyarakat dan perwakilan warga tersebut di ruang Jombang Command Center (JCC) Polres Jombang Polres. Acara itu sendiri dihadiri sekitar 20 orang.
Mewakili Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan memimpin langsung mediasi kedua kelompok warga yang bersiteru tersebut. Acara tersebut juga dihadiri Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra, dan Kapolsek Tembelang Iptu Fadilah. Turut hadir Kepala Desa Rejosopinggir Yoyok Supriyanto beserta perangkat desa hingga perwakilan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan menyampaikan adanya keributan yang terjadi di desa Rejosopinggir kecamatan Tembelang melibatkan antara warga sekitar dengan peserta karnaval.
“Kami memperoleh informasi bahwa keributan tersebut karena ada unsur balas dendam,” ungkap Kompol Hari.
Selain itu, pihaknya berharap kedepannya ada solusi dan perselisihan yang terjadi dapat terselesaikan sehingga warga tidak merasa resah.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2 Selanjutnya










