Jombang, Garda21– RSUD Ploso terus berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pada tanggal 5 Agustus 2025, dalam Forum Konsultasi Publik RSUD Ploso Jombang 2025, dr. Hendri Marzuki, Direktur RSUD Ploso, memaparkan Reviu Standar Pelayanan Publik di Ruang Pertemuan CSSD, lantai 2.
Kegiatan ini dihadiri oleh dr. Hendri Marzuki beserta tim dokter dan staf, serta perwakilan dari RSUD Jombang, camat, kepala puskesmas, kepala desa, dan sekitar 50 peserta lainnya. Dr. Hendri menjelaskan tentang berbagai layanan, prosedur, dan mekanisme standar pelayanan publik di RSUD Ploso yang telah diperbaharui untuk tahun 2025.
Dalam penjelasannya, drg. Jerry Saifudin, Humas RSUD Ploso, mengungkapkan keunikan layanan yang tersedia, termasuk layanan spesialis seperti ortopedi, mata, syaraf, paru, dan kulit serta fasilitas layanan yang belum ada di rumah sakit lain di Jombang, seperti YANKESTRAD.
Menariknya, nama-nama ruang rawat inap di RSUD Ploso diambil dari nama-nama sungai. Contohnya, Rawat Inap Non-Isolasi dinamakan “Bengawan Solo,” sementara Rawat Inap Isolasi bernama “Indragiri,” dan Rawat Inap Bersalin “Martapura.”
Salah satu alat kesehatan terbaru adalah Mamografi, yaitu metode pencitraan medis menggunakan sinar X untuk deteksi dini kanker payudara, yang masih jarang dimiliki rumah sakit lain.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD Ploso juga memaparkan program Sitarobmanis (Sistem Antar Obat Aman dan Gratis) yang menunjukkan peningkatan pengguna hingga 106% dari tahun 2023. Pada tahun 2024, program ini telah menjangkau beberapa kecamatan di sekitar RSUD Ploso, termasuk Kabuh, Plandaan, Tembelang, Kudu, dan Megaluh.
Sebagai moderator, Saean Efendi, Kasubag Tata Usaha, menyampaikan komitmen untuk meningkatkan aksesibilitas bagi kelompok disabilitas. Dr. Ferry, perwakilan dari RSUD Jombang, memberikan saran agar disediakan huruf braille di semua titik pelayanan untuk menunjang kenyamanan pasien disabilitas.
Dengan berbagai inovasi ini, RSUD Ploso berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas kesehatan di Jombang.
Penulis : Julek/ tim












