Jombang, Garda 21 – PT Wijaya Karya (Wika) dinyatakan sebagai pemenang tender proyek rehabilitasi Bendungan Karet Jati Mlerek dengan anggaran APBN senilai 264 miliar rupiah. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki kendala yang telah mengganggu operasional bendungan dalam waktu lama.
Hari ini, diadakan pertemuan penting di Pendopo Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Jombang. Pertemuan ini dihadiri oleh petani, kepala desa dari Kecamatan Plandaan dan Ploso, serta perwakilan dari BBWS Brantas dan Kementerian PUPR Jombang. Sayful Anwar, perwakilan dari pemerintah Kabupaten Jombang, menekankan pentingnya renovasi tersebut, Rabu 07/01/2026.
“Dari proyek ini, kami berkomitmen untuk mengatasi masalah kebocoran dan kerusakan berulang pada bendungan. Usulan kami adalah mengubah bendungan ini menjadi bendungan karet permanen agar lebih efektif,” kata Sayful.
Cery Anindita, Project Manager PT Wika, memberikan penjelasan mendetail mengenai mekanisme renovasi yang akan dilaksanakan. Proses pengerjaan direncanakan berlangsung selama dua tahun, dari Desember 2025 hingga 2027. Cery berharap proyek ini dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari masyarakat dan semua pihak terkait.
Dengan rehabilitasi Bendungan Karet Jati Mlerek, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi bendungan, memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, serta mendukung ketahanan pangan di kawasan sekitar.
Penulis : Julek












