Jombang, Garda 21 – Jajaran Kepoliscian Resor (Polres) Jombang siap untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 2024. Kesiapan itu dengan menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) di Stadion Merdeka Jalan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Jombang.
Sispamkota Polres Jombang dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi berbagai potensi konflik dan kerawanan politik yang mungkin timbul.
Selain personel kepolisian dari berbagai kesatuan, termasuk dari TNI, Linmas dan Damkar juga dilibatkan dalam latihan sispamkota tersebut.
Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengatakan sispamkota digelar dengan melibatkan berbagai elemen, yakni jajaran Polri, TNI, serta unsur kamtibmas lainnya.
“Hal ini merupakan salah satu kesiapan dari Polres Jombang untuk pengamanan Pemilu 2024 di wilayah hukum Kabupaten Jombang,” ujar AKBP Eko Bagus, Senin, (16/10/2023).
Selain itu dikatakan Kapolres Jombang, sispamkota juga dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan personel gabungan Polri, TNI serta Pemda selama menjelang, pelaksanaan, hingga sesudah Pemilu 2024.
“Pada sispamkota, diharapkan semua peserta bisa melaksanakan tugasnya sesuai SOP dalam pengamanan dan tindakan kepolisian sebagai upaya pencegahan sampai penegakan hukum,” katanya.
Sementara, dalam gladi sispamkota diperagakan simulasi pengamanan berbagai tahapan Pemilu 2024. Peragaan simulasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ancaman yang bersifat spontan pada Pemilu 2024.
Dalam peragaan, personel gabungan TNI, Polri dan Linmas memperagakan melakukan patroli bersama dalam menjaga kamtibmas.
“Sispamkota ini merupakan simulasi tahapan yang menunjukkan gambaran apa yang harus dilakukan oleh petugas jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karenanya, petugas TNI, Polri, maupun pemerintah daerah diharapkan siap melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Pemilu,” kata AKBP Eko Bagus
Ia menambahkan wilayah Kabupaten Jombang terdapat daerah rawan karena lokasi terpencil yakni Desa Klitik dan Desa Jiporapah Kecamatan Plandaan, Desa Kromong, Desa Cupak dan Desa Asem Gede Kecamatan Ngusikan, Desa Sambirejo dan Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam
Dan daerah rawan Bencana Banjir yaitu Desa Kademangan dan Desa Karobelah Kecamatan Mojoagung
Penulis : Julek
Halaman : 1 2 Selanjutnya









