Ia menjelaskan, membeli buah aren dari para petani pertandan dengan harga bervariasi, disesuaikan dengan ukuran buah atau tua mudanya buah aren atau kolang kaling, mulai dari Rp10 ribu-15 ribu.
Namun, lanjutnya, pengepulan buah aren tersebut sudah memakai jasa orang lain, mulai dari mengambil buah dari batang, hingga membawa buah ke tempat pengumpulan, dengan ojek hingga bongkar muat ke mobil.
“Saya hanya mencari para petani, yang memiliki batang aren. Jika harganya cocok, baru saya beli. Bahkan, ada juga petani yang datang menawarkan buah aren yang mereka punya,” imbuhnya.
Imron mengaku, bisnis buah aren ini penghasilannya cukup lumayan, keuntungan yang diraih mencapai Rp4 juta/mobil.
“Biasanya 1 bulan sebelum puasa, sudah ada permintaan buah aren. Dan,
dan langsung di kirim. Pesanan buah aren berhenti dikirim tiga hari sebelum puasa, dalam waktu tersebut pasokan yang kita kirim bisa mencapai 25 mobil,” pungkasnya. (Yakub)
Penulis : Yakub
Halaman : 1 2










