Indramayu, Garda21 – Unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM di Indramayu dan sekitarnya di Ponpes Al Zaytun terus berlangsung sejak pagi hari. Dalam aksi ini, sekitar 1200 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal proses demonstrasi tersebut. Banyak wartawan berada di lokasi untuk memberikan laporan terkini.
Ribuan orang dari berbagai organisasi masyarakat berkumpul di depan pintu utama Pondok Pesantren Al Zaytun. Selama aksi, terjadi kerusuhan dan bentrokan fisik antara beberapa pihak. Bahkan, kelompok massa mencoba menerobos barikade yang dijaga oleh polisi, namun mereka berhasil dihadang sejauh 500 meter dari tujuan mereka. Saat ini, massa dihadang oleh barikade kedua yang ditempatkan oleh pihak kepolisian.
Perlu diketahui bahwa kepolisian telah menyiapkan 1200 personel untuk menjaga keamanan selama unjuk rasa ini. Saat ini, situasi sudah lebih kondusif. Polres Indramayu juga telah membentuk barisan kedua sebagai tindakan pengamanan.
Selama unjuk rasa, beberapa LSM berhenti untuk memberikan orasi. Sebelumnya, terjadi negosiasi antara pihak kepolisian dengan perwakilan LSM. Mereka mengusulkan agar tidak mendekati Ma’had Al Zaytun dan memiliki opsi lain yaitu bertemu dengan Panji Gumilang, pemilik Pondok Pesantren Mahad Al Zaytun, untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya di media sosial.
Penulis : Muhammad Shodiq
Editor : M. Shodiq
Sumber Berita : Youtube @TVOneNews
Halaman : 1 2 Selanjutnya









