Antusiasme warga terlihat jelas saat acara berebut gunungan hasil bumi. Gunungan setinggi dua meter yang berisi berbagai hasil pertanian dan makanan tradisional menjadi rebutan warga. Mereka percaya bahwa mendapatkan bagian dari gunungan akan membawa berkah.
“Saya sangat senang bisa ikut meramaikan acara ini. Rasanya seperti kembali ke masa kecil,” ujar Pak Harto (65), salah satu warga yang hadir.
Di sela-sela acara, beberapa stan kuliner dan kerajinan lokal juga dibuka, memberikan kesempatan bagi UMKM setempat untuk memamerkan produknya.
Menjelang sore, acara ditutup dengan pertunjukan wayang kulit yang mengangkat tema pelestarian alam. Dalang Ki Sudirman mengajak warga untuk tetap menjaga keseimbangan alam sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta.
Sedekah Bumi di Desa Keras tidak hanya menjadi bukti kekayaan tradisi nusantara, tapi juga cerminan semangat gotong royong dan rasa syukur masyarakat yang masih terjaga hingga kini.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2









