Mojokerto Garda21 – Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, meriahkan peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia dengan Karnaval Budaya yang penuh warna. Acara ini diikuti oleh warga dari berbagai RT, mulai dari RT 01 hingga RT 16, yang berpartisipasi dengan penuh antusiasme.
Mojokerto 17 Agustus 2024 Karnaval Budaya ini dimulai dari Masjid Al-Hidayah di Dusun Temugiring dan berakhir di Balai Desa Batankrajan. Ratusan peserta turun ke jalan dengan mengenakan pakaian adat dan atribut budaya yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Kepala Desa Batankrajan, Anthony Wijohari, menyatakan kegembiraannya melihat partisipasi luar biasa dari masyarakat. “Kami sangat senang melihat antusiasme warga. Hampir 2.000 peserta dari berbagai RT turut serta dalam memeriahkan perayaan ini,” ujarnya.
Setiap RT dari Desa Batankrajan, khususnya dari Dusun Temugiring, berkontribusi dalam menyemarakkan acara. Penampilan para peserta menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar yang memadati rute karnaval. Kemeriahan ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai ajang pelestarian budaya lokal.
Tidak hanya itu, pada malam harinya, masyarakat dihibur dengan pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Dalang Ki Akhirul Ruwadi dari Desa Japanan, Kecamatan Kemelagi. Pagelaran ini semakin menambah kemeriahan perayaan dan menjadi puncak acara yang dinantikan oleh warga.
Perayaan HUT RI ke-79 ini juga dibuka dengan pelepasan balon udara oleh Kepala Desa, yang menjadi simbol semangat dan harapan baru untuk Desa Batankrajan ke depan. “Kami berharap, semangat persatuan dan kebersamaan ini terus tumbuh di desa kita,” tutup Anthony Wijohari.
Perayaan HUT RI ke-79 di Desa Batankrajan menjadi bukti nyata bagaimana semangat nasionalisme dapat menyatukan masyarakat dalam kebersamaan, sembari tetap melestarikan nilai-nilai budaya yang ada. ( Sri H)
Penulis : Sri H












