Yang menarik, di penghujung acara diadakan lelang yang dibuka dengan pelelangan surban. Tiga Kepala Desa dari Kabupaten Jombang, yaitu Kepala Desa Jarak, Janti, dan Sumberagung dari Kecamatan Peterongan, tercatat sebagai pembeli dalam lelang tersebut. Hal ini menunjukkan solidaritas dan dukungan antar desa di wilayah Jombang.
“Acara ini bukan hanya sukses dalam skala, tapi juga dalam memperkuat ikatan antar warga dan desa tetangga,” tambah salah seorang panitia. “Kami berharap tradisi ini dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang di tahun-tahun mendatang.”
Perayaan Maulid Nabi dan Harlah JMR ke-60 di Desa Sumbermulyo ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi keagamaan dapat menjadi medium pemersatu dan penggerak ekonomi lokal. Dengan keberhasilan acara ini, Desa Sumbermulyo telah membuktikan diri sebagai contoh bagaimana sebuah desa dapat mengorganisir acara berskala besar yang memiliki dampak positif bagi masyarakat luas.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2









