Selain aspek teknis, program ini juga menekankan pentingnya sertifikasi GAP. “Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, tapi bisa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi produk cabai kita di pasar,” jelas penyuluh pertanian yang memimpin sosialisasi.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjadikan sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dengan target peningkatan produksi cabai sebesar 25% dalam dua tahun ke depan, Jombang optimis dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal dan berkontribusi pada stabilitas harga cabai di tingkat regional.
Melalui penerapan GAP, petani cabai Jombang tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dengan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
Penulis : Julek
Halaman : 1 2









