Sekolah Rakyat Mulai Berjalan, 100 Siswa Langsung Menginap

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, Garda 21— Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang resmi mulai beroperasi hari ini, Senin (14/7/2025). Sebanyak 100 siswa langsung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus tinggal di asrama.

Para siswa yang terdiri dari 50 jenjang SMP dan 50 jenjang SMA ini berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sesuai data DTKS Dinas Sosial Kabupaten Jombang. Tercatat 36 siswa laki-laki dan 64 siswa perempuan mulai menempati asrama.

Asisten I Pemerintah Kabupaten Jombang secara resmi membuka kegiatan MPLS sekaligus melepas orang tua siswa. Sejak pagi, para siswa juga menjalani pemeriksaan kesehatan, pengenalan lingkungan asrama, hingga penyesuaian dengan sarana prasarana yang sudah disiapkan.

“Prinsipnya kurikulum sama dengan sekolah reguler. Yang membedakan, Sekolah Rakyat ini menerapkan sistem boarding (asrama) dengan fokus pembentukan karakter di luar jam belajar.

Selain itu, inputnya juga khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu,” jelas Andik Winarto, Kepala Sekolah Rakyat.

Saat ini, jumlah rombongan belajar (rombel) terdiri dari 2 kelas SMP dan 2 kelas SMA, masing-masing berisi 25 siswa. Meski seragam sekolah belum datang, para siswa sudah mulai aktivitas dengan memakai pakaian seadanya.

Kegiatan malam nanti akan diisi acara keagamaan bersama guru, wali asrama, dan wali asuh. Tenaga pendidik yang disiapkan berjumlah 18 guru, dibantu 3 operator, 4 wali asuh, 7 wali asrama, 3 satpam, 4 petugas kebersihan, dan 1 juru masak.

Hingga hari pertama, tidak ada kendala berarti. Fasilitas sarana prasarana utama seperti air bersih, listrik, penerangan malam, dan akses internet sudah siap mendukung seluruh aktivitas belajar dan tinggal di asrama.

“Pembukaan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan pemerataan pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Jombang,” ujar pria yang sebelumnya merupakan Waka Kurikulum SMKN 3 Jombang.

Baca Juga  Smelter ACL Belum Tersentuh Penyelidikan Korupsi Timah oleh Kejagung

Ia menambahkan beberapa siswa dari Sekolah Rakyat ini selain tak mampu juga memiliki prestasi.

Andik menyebut, ada enam siswa berprestasi dari berbagai desa di Kabupaten Jombang resmi diterima di Sekolah Rakyat Jombang.

Mereka adalah Muhammad Firmansyah dari Dusun Betek Utara, Desa Betek, yang memiliki pengalaman pidato Bahasa Inggris empat kali dan juara cerdas cermat Al-Qur’an lebih dari lima kali.

Sementara itu, Sherly Farani Putri dari Dusun Colo, Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, yang meraih peringkat tiga besar di kelas 1–3; Zahra Aina Bilqist dari Desa Tapen, Kecamatan Kudu, juara 2 paralel tingkat sekolah SMP, aktif di KKR, OSIS, dan cukup fasih berbahasa Inggris.

“Masih ada lagi Hukik Febi Yulianto dari Dusun Balongsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, yang pernah meraih juara 2 tim futsal MTsN tingkat kabupaten serta Sefty Eka Anggreini dari Desa Gabusbanaran, Kecamatan Tembelang, yang meraih juara 2 lomba lari tingkat kecamatan tahun 2023,” ungkap Andik.

Jadi, lanjut Andik, prestasi anak didik di Sekolah Rakyat ini tidak semua akademik. Ada juga yang non akademik seperti Earlene dari Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, siswa SMA yang pernah meraih juara 1 lomba pidato tingkat kabupaten dan juga berprestasi di kelas.

Penulis : Angga/ julek

Sumber Berita : Kominfo Jombang

Berita Terkait

Polres Jombang ungkap 80 laporan kasus narkoba dan miras dalam Enam bulan terakhir
Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa
Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan
Rumah Sakit Kristen Mojowarno Laksanakan Survei Akreditasi pada 22–24 Juli 2026 oleh Lembaga Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)
Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong
Pertemuan rutin Kader se-kecamatan Tanggulangin digelar di Desa kalitengah
Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan
Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:53 WIB

Polres Jombang ungkap 80 laporan kasus narkoba dan miras dalam Enam bulan terakhir

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:50 WIB

Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa

Senin, 27 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:16 WIB

Rumah Sakit Kristen Mojowarno Laksanakan Survei Akreditasi pada 22–24 Juli 2026 oleh Lembaga Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:10 WIB

Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:16 WIB

Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Dinas PUPR kerjakan perbaikan Jalan dan Penataan Lingkungan sekitar PP Bahrul Ulum Tambakberas

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

HAUL KE-79 SESEPUH DESA SIMPANG PRAMBON DIRAYAKAN MERIAH, WARGA BERBONDONG-BONDONG HADIR

Berita Terbaru