“Pembukaan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan pemerataan pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu di Kabupaten Jombang,” ujar pria yang sebelumnya merupakan Waka Kurikulum SMKN 3 Jombang.
Ia menambahkan beberapa siswa dari Sekolah Rakyat ini selain tak mampu juga memiliki prestasi.
Andik menyebut, ada enam siswa berprestasi dari berbagai desa di Kabupaten Jombang resmi diterima di Sekolah Rakyat Jombang.
Mereka adalah Muhammad Firmansyah dari Dusun Betek Utara, Desa Betek, yang memiliki pengalaman pidato Bahasa Inggris empat kali dan juara cerdas cermat Al-Qur’an lebih dari lima kali.
Sementara itu, Sherly Farani Putri dari Dusun Colo, Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, yang meraih peringkat tiga besar di kelas 1–3; Zahra Aina Bilqist dari Desa Tapen, Kecamatan Kudu, juara 2 paralel tingkat sekolah SMP, aktif di KKR, OSIS, dan cukup fasih berbahasa Inggris.
“Masih ada lagi Hukik Febi Yulianto dari Dusun Balongsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, yang pernah meraih juara 2 tim futsal MTsN tingkat kabupaten serta Sefty Eka Anggreini dari Desa Gabusbanaran, Kecamatan Tembelang, yang meraih juara 2 lomba lari tingkat kecamatan tahun 2023,” ungkap Andik.
Jadi, lanjut Andik, prestasi anak didik di Sekolah Rakyat ini tidak semua akademik. Ada juga yang non akademik seperti Earlene dari Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, siswa SMA yang pernah meraih juara 1 lomba pidato tingkat kabupaten dan juga berprestasi di kelas.
Penulis : Angga/ julek
Sumber Berita : Kominfo Jombang
Halaman : 1 2









