Meski begitu, ia berharap IWOI Jombang tetap semangat mencari mitra lain, seperti NGO, LSM, atau pihak swasta, untuk menggelar forum literasi serupa.
Ketua DPD IWOI Jombang, Agus Pamuji, menyampaikan apresiasi tinggi atas hibah buku dari Sholikhin Ruslie. “Terima kasih kepada Cak Ruslie. Hibah ini sangat bermanfaat bagi wartawan IWOI. Beliau sosok pemikir kritis sekaligus produktif yang dibutuhkan Jombang untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan sejahtera,” kata Agus.
Terkait batalnya bedah buku, Agus menyatakan pihaknya resmi menarik diri dari kerjasama dengan Disperpusip. “Awalnya perencanaan sudah matang, dari waktu, tempat, hingga daftar undangan peserta. Tapi karena tidak konsisten, lebih baik kami mundur,” ungkapnya.
Agus memaparkan, lokasi kegiatan bahkan sempat beberapa kali berubah, dari Gedung Kesenian, Aula PKK Pendopo, Ruang Bung Tomo Setkab Jombang, hingga terbaru di Kantor Balai Kearsipan. Jumlah peserta juga dipangkas dari 100 orang menjadi hanya 60 orang. “Kalau Disperpusip mau tetap menggelar, silakan saja dengan mitra lain. IWOI sudah resmi mundur,” tegas mantan wartawan SKH Balikpapan Pos dan aktivis buruh di SBSI Balikpapan era Rezim Orde Baru silam.
Sekretaris Disperpusip Jombang, Prince Dinda, menyampaikan permohonan maaf atas penundaan tersebut. “Kami mohon maaf. Sebagai bawahan, kami harus mengikuti arahan pimpinan,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Sekretaris DPD IWOI Jombang, Ratno Hadi Siswanto, menilai penundaan ini sengaja dilakukan agar IWOI tidak bisa melaksanakan acara. Padahal, sejak Juni 2025 lalu, orang penting di lingkup Setkab Jombang telah memberi dukungan penuh dengan mendisposisikan kegiatan ke Disperpusip. “Dalam rapat internal, kami sepakat menarik diri. Itu keputusan final,” tegas Ratno.
Sholikhin Ruslie diketahui telah menulis sedikitnya lima buku, antara lain *Dinamika dan Problematika Kedudukan Ketetapan MPR RI* serta *Pelaksanaan Pendidikan Inklusif di Jombang*. Karyanya kini tersebar di sejumlah toko buku ternama di kota/kabupaten di Jatim dan daerah lain di Indonesia.
Penulis : Tim Garda 21
Sumber Berita : IWOI Jombang
Halaman : 1 2









