Berhubung tempat tinggal kami tak di sini, dan ini ialah kawasan hutan tanah Negara, maka dari itu gubuk kami bersifat sementara, tak permanen,kita buat sesimpel mungkin, “yang penting kami nyaman dan tenang, ada tempat istirahat serta berteduh sepulang dari ladang”, walau terbuat dari anyaman bambu beralas tanah tanpa listrik.
Kebetulan disini lokasi yang setrategis (tempat jujukan), untuk singgah, berteduh dan penitipan kendaraan saat hujan, entah dari Perhutani, muspika, masyarakat, maupun pengunjung gua Anggaswesi,” imbuh Sakri
Diantara Gubuk para pesanggem satu jalur menuju gua Anggaswesi, beda tempat 3 (Tiga) gubuk, terdiri dari 3 (Tiga) kepala keluarga, dan 1 (satu) gubuk lagi dalam proses, dibuatkan di dekat gua Anggaswesi, secara gotong royong oleh LMDH, Perhutani dan muspika terkait. untuk di tempati Darmadi, agar yang bersangkutan tetap bisa menjalankan aktifitas menjadi pesanggem, sambil menjaga gua tersebut jika ada pengunjung yang singgah untuk ritual mencari ketenangan di situ.
Berikut ini asal pesanggem beserta lokasi gubuk singgah yang ditempati beberapa kepala keluarga yang masih ada di hutan Lebak Jabung yaitu.
1. Sakri lahir Jombang, umur 76,
rumah Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam,Jombang, gubuk nya di petak 33 F RPH Sumberjo.
2. Zaini lahir Nganjuk,umur 50,rumah di Desa Margopatut Kecamatan Sawahan, Nganjuk, gubuk di petak 57 D RPH Lebak jabung
3. Saelan, lahir Nganjuk umur 65, rumah Desa Margopatut Kecamatan Sawahan, Nganjuk, gubuk di petak 57 D RPH Lebak jabung
4. Darmadi, lahir Boyolali, umur 68 (enam puluh delapan) asal Dusun Karangduwet, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, tempat istirahatnya sementaranya di gua Anggaswesi, sesekali tempo, tepatnya petak 37 f RPH Sumberjo, sambil menunggu gubuk selesai didirikan di disekitar gua
Sinergi dan kolaborasi terus dijalin bersama pemangku kepentingan bagaimana agar mitra Perhutani yaitu Pesanggem dapat berjalan dengan semestinya sesuai harapan semua pihak.
Diantaranya sinergi dengan 3 muspika, yaitu muspika Kecamatan Wonosalam Jombang, dan muspika di Kabupaten Mojokerto yaitu muspika Kecamatan Jatirejo dan muspika Trowulan
Jalan terdekat menuju Magersari,Watu seno dan goa Anggaswesi, yaitu melalui Desa Lebak Jabung, Jatirejo, Mojokerto, melewati patung petilasan Gajah Mada lurus ke selatan masuk hutan.(Kom-PHT/JBG/ars)
Penulis : Julek
Halaman : 1 2









