JOMBANG, Garda 21–PERHUTANI (03/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang gandeng muspika melalui pendekatan dan pembinaan, pastikan keamanan pesanggem anggota LMDH Andika Wana Lestari Desa Sumberjo yang tinggal didalam hutan,
Dari 4 (empat) Pesanggem tersebut menempati wilayah hutan BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Jabung, administratif masuk Desa Sumberjo Kecamatan Wonosalam Jombang, dan perbatasan dengan Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, rabu (03/12)
Dibalik kelestarian hutan tahun 2025, setelah paska penjarahan hutan 1998/1999 menjadikan hutan gundul, di RPH Lebak Jabung.
Pada tahun 2000 ada 15 kepala keluarga Pesanggem asal luar daerah karena kesulitan mencari penggarap kala itu, sampai saat ini tersisa yang tinggal beberapa kepala keluarga, selebihnya sudah kembali pulang ke rumah asal masing masing yang kebanyakan dari Nganjuk.
Mereka mendirikan gubuk sementara sebagai tempat singgah, berteduh dan istirahat, sekaligus untuk mengawasi pertanian mereka agar tak gagal panen, karena serangan babi hutan, kera dan hama lain, selain itu agar mereka sewaktu waktu bisa ikut bekerja di berbagai kegiatan Perhutani, jika ada pekerjaan
Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handayani menyampaikan apresiasi, kepada muspika terkait bersama pihak lainya atas peran serta dalam memastikan keamanan dan kenyamanan, para pesanggem anggota LMDH mitra Perhutani. Mereka menempati Magersari Watu seno sejak 25 (dua puluh lima) tahun lalu dan gua Anggaswesi, dengan bercocok tanam menjadi pesanggem, serta bekerja di berbagai kegiatan Perhutani, bersama perduli kelestarian hutan yang terjaga, sampai saat ini”. ungkap Enny
Diharapkan keberadaan mereka, menjadikan contoh motifasi dan inspirasi positif, bagi kita semua dan para penggarap di tempat lain, karena keuletan dan kesabaranya.
Bagaimana mereka mensyukuri hidup, jauh dari perkotaan, mencari rezeki dengan bercocok tanam, dan ikut perduli menjaga kelestarian hutan sampai hari ini, sebagai bentuk tanggung jawab rasa terimakasih kepada alam,” tambah Enny
Tak lupa Enny juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada pesanggem di Lebak Jabung dan semua saja yang ikut berperan aktif dalam terjaganya proses kelestarian hutan.
Semoga segala niatan baik dan usaha yang sudah dilakukan akan menjadikan manfaat, berkah selalu bagi kita dan keluarga.
Sakri mewakili Pesanggem lainya menyampaikan terimakasihnya ke Perhutani, karena sudah diberikan kesempatan bisa ikut bekerja mencari nafkah tuk keluarga sejak tahun 2000 hingga sampai sekarang, setelah hutan gundul paska penjarahan hutan tahun 1999
Dengan menggarap lahan secara tumpangsari sembari ikut bekerja di berbagai kegiatan Perhutani, melaksanakan penanaman tanaman kehutanan,” ucapnya
Penulis : Julek
Halaman : 1 2 Selanjutnya









