Jombang, Garda 21 — Dengan semangat kebersamaan, Dusun Penampan, Desa Kedungpapar, Sumobito, Jombang, menggelar acara tradisional Ruwah Dusun atau sedekah dusun. Kegiatan yang diadakan pada Minggu pagi, 01 Februari 2026, ini diwarnai dengan arak-arakan tumpeng hasil bumi, menarik perhatian ratusan warga dan pengunjung yang datang.
Acara di awali dengan start depan kediaman Kepala Dusun, Basuki Rahmat, yang dengan antusias menyambut warga.
Dalam sambutannya, Faisal Karim, Kepala Desa Kedungpapar, menyampaikan rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi tahun ini. “Tradisi ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga simbol persatuan dan kesatuan masyarakat kita,” ujarnya.
Arak-arakan tumpeng dimulai dari depan rumah kepala dusun dengan membawa beragam hasil pertanian, seperti sayuran, buah-buahan, dan berbagai makanan, yang dipajang indah di atas tumpeng. Momen ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta mengenang dan melestarikan budaya lokal.
Setelah perjalanan yang meriah, rombongan sampai di Masjid Al Istiqomah. Di sini, kegiatan dilanjutkan dengan bacaan tahlil yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Kehadiran Bhabin Kamtibmas dan Bhabinsa menambah suasana aman dan terkendali selama seluruh rangkaian acara berlangsung.
Tumpeng – tumpeng tersebut di serbu warga dusun Penampan yang menambah semarak kegiatan sedekah bumi tersebut.
Acara Ruwah Dusun ini bukan hanya sekadar bentuk syukur kepada Tuhan, tetapi juga menciptakan ruang untuk berbincang, berbagi cerita, dan memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. Harapannya, Tradisi ini akan terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin untuk menyatukan masyarakat dalam semangat gotong-royong dan kebersamaan.
Penulis : Tim Garda 21












