Jombang, Garda 21 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 untuk rehabilitasi enam Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,12 Miliar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Wor Windari, menyatakan bahwa jumlah sekolah yang mendapatkan rehabilitasi tahun ini berkurang dibandingkan tahun lalu. “Anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar untuk enam SMPN,” ujarnya pada Sabtu (7/2/2026).
Rehabilitasi ini mencakup perbaikan ruang sekolah dan pembangunan ruang kelas baru. Di antara yang menerima dana, SMPN 1 Jombang akan mendapatkan perbaikan besar pada ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dengan anggaran sebesar Rp 32 Juta, sedangkan SMPN 2 Ploso mendapatkan Rp 150 Juta untuk rehabilitasi laboratorium.
“Pembangunan ruang kelas baru dialokasikan untuk SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek, masing-masing sebesar Rp 198 Juta. Selain itu, SMPN 2 Jogoroto dan SMPN 2 Sumobito juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 272 Juta untuk rehabilitasi ruang guru dan kepala sekolah,” tambah Wor Windari.
Di samping program rehabilitasi ini, sejumlah SMPN juga akan menerima bantuan revitalisasi berdasarkan program pemerintah pusat, meski hingga kini penerima bantuan tersebut belum diumumkan secara resmi.
Wor Windari menambahkan, program revitalisasi sekolah dilaksanakan dengan mekanisme swakelola yang dapat diakses secara daring melalui laman resmi revit.kemendikdasmen.go.id.
Penulis : Julek/ Tim












