Jombang,Garda 21- STM DB (Sekolah Menengah Kejuruan Dwija Bakti), memperingati Hari Santri dengan perayaan meriah yang diadakan di lapangan STM DB pada hari Sabtu. Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah STM DB, Wahyudi Wijaya, S. Pd., bersama Nusa Efendi, serta para guru dan staf STM DB.
Perayaan ini menjadi semakin meriah dengan kehadiran dua tokoh terkenal, yaitu KH Nurhadi, yang dikenal dengan sebutan “Mbah Bolong,” dan Mbak Dara. Kedua tamu ini berhasil memukau audiens dengan pidato-pidato yang penuh wawasan dan kehadiran yang menginspirasi.
Dalam konferensi pers, Kepala Sekolah STM DB, Wahyudi Wijaya, menyatakan antusiasmenya terhadap acara ini, dengan mengatakan, “Kegiatan ini diikuti oleh semua murid STM DB dan terbuka untuk umum, menarik banyak kalangan, termasuk ibu-ibu.”
Perayaan ini bertujuan untuk menghormati dan mengapresiasi peran santri dalam masyarakat, dengan menyoroti dedikasi mereka terhadap pendidikan, spiritualitas, dan pelayanan masyarakat. STM DB, yang dikenal dengan komitmennya dalam mempromosikan pendidikan holistik, mengorganisir acara ini untuk memperdalam pemahaman dan penghargaan terhadap nilai dan kontribusi santri.

Berbagai kegiatan meriah turut memeriahkan perayaan ini, termasuk pembacaan Al-Quran, pertunjukan seni tradisional, dan pameran pendidikan. Para siswa menampilkan bakat mereka melalui pidato-pidato yang menginspirasi, membacakan puisi, dan pertunjukan musik, yang membuat audiens terkesima dengan keterampilan dan kreativitas mereka.
Mbah Bolong, seorang ulama dan pemimpin spiritual yang sangat dihormati, memberikan ceramah yang menggugah pemikiran, dengan menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan pengembangan karakter dalam mencapai kesuksesan. Hikmahnya yang mendalam menginspirasi hadirin, mendorong mereka untuk berjuang dalam pertumbuhan pribadi dan akademik.
Sementara itu, Mbak Dara, seorang tokoh terkemuka dalam bidang pendidikan Islam dan pemberdayaan perempuan, berbagi pengalaman dan wawasan tentang bagaimana santri dapat berperan aktif dalam membentuk masa depan yang lebih baik. Pesan pemberdayaannya menggugah hati audiens, terutama para siswa muda, mendorong mereka untuk merangkul potensi mereka dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kepala Sekolah Wahyudi Wijaya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Mbah Bolong, Mbak Dara, dan semua peserta atas kontribusi berharga mereka dalam kesuksesan acara ini. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan kegiatan semacam ini di STM DB, karena kegiatan tersebut memberikan platform bagi para siswa untuk menampilkan bakat mereka, memperkuat spiritualitas mereka, dan memperkuat rasa kebersamaan.
Perayaan Hari Santri di STM DB menjadi pengingat akan peran penting yang dimainkan oleh santri dalam membentuk masyarakat yang harmonis dan makmur. Dengan mengadakan acara semacam ini, STM DB terus menginspirasi siswa dan masyarakat luas untuk merangkul nilai-nilai ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan pelayanan, membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah.
Penulis : Julek












