Jombang, Garda 21–Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pon, Kaliwungu Jombang, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok di masyarakat.
Bupati Jombang, Warsubi, yang akrab disapa Abah Bupati, turun langsung didampingi Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, bersama Satgas Pangan, Bulog, serta perwakilan Bapanas yang dipimpin oleh Puspa Dewi, S.E., selaku Kasubag Tata Usaha Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.
Tim Satgas Pangan menyisir stan pedagang satu per satu, dengan fokus utama pada komoditas beras, cabai, telur, hingga daging. Beberapa komoditas terlihat mengalami penurunan harga yang signifikan, sementara yang lain masih fluktuatif. Stok bahan pangan di Kabupaten Jombang dikatakan aman.
“Hari ini, kami dari Satgas Pangan Kabupaten Jombang bersama Bapanas melaksanakan sidak pasar menjelang Ramadan. Fokus utama kami adalah memantau ketersediaan bahan pokok dan memastikan fluktuasi harga di tingkat pedagang tetap dalam batas wajar,” ujar Bupati Warsubi.
“Sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan harga, akan kita laksanakan Operasi Pasar bersama Bulog,” tambah Bupati.
Bupati Warsubi, didampingi Puspa Dewi dari Bapanas, menyampaikan kepada media bahwa hasil pantauan harga di Pasar Pon menunjukkan bahwa beras SPHP medium tercatat di angka Rp12.000 per kg, sedangkan beras premium mencapai Rp14.900. Untuk telur, terjadi kenaikan dari Rp28.000 menjadi Rp29.000.
“Alhamdulillah, harga daging sapi relatif terkontrol di angka Rp110.000 per kg, sementara daging ayam stabil di kisaran Rp28.000 hingga Rp29.000. Bawang merah berada di kisaran Rp35.000 (standar Rp41.000), sedangkan bawang putih turun ke harga Rp28.000. Harga cabai rawit turun dari Rp80.000 menjadi Rp70.000 per kg, dan cabai besar serta cabai keriting stabil di harga Rp28.000 hingga Rp30.000.”
Puspa Dewi, S.E dari Bapanas, menyebut bahwa Jombang memiliki harga cabai yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Kediri yang mencapai Rp75.000. Harga bawang merah dinilai masih aman berada di kisaran Rp35.000 (standar Rp41.000).
Bapanas juga menyarankan para pedagang untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang. “Kami menyarankan pedagang untuk langsung mengambil pasokan dari pabrik agar harga jual ke masyarakat tetap sesuai regulasi,” ujar Puspa Dewi.
Puspa Dewi menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan stok pangan tidak kosong. “Yang kita khawatirkan adalah stok kosong. Kami meminta Pemkab dan instansi terkait untuk terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasar,” tambahnya.
Selain meninjau stan pasar, rombongan juga memeriksa pelaksanaan Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Jombang sebagai upaya intervensi harga bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Secara keseluruhan, stok kebutuhan pokok di Jombang aman, dan kondisi harga pangan di Jombang cukup stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyongsong Ramadan,” pungkas Bupati Jombang, Warsubi.
Penulis : Julek












