Jombang, Garda21 — Semangat kebersamaan lintas agama mewarnai sore hari di Mojowarno, Jombang. Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno bersama Komisi Pembinaan Pemuda dan Mahasiswa (KPPM), Komisi Pembinaan Peranan Wanita (KPPW), dan Kaum Bapak GKJW Mojowarno berkolaborasi dengan GusDurian,
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Mojowarno menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri lebih dari 100 orang ini berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama adalah pembagian takjil kepada masyarakat umum yang dilaksanakan di jalan depan Gereja GKJW Mojowarno, disambut antusias oleh warga yang melintas. Sesi kedua berupa acara buka puasa bersama yang digelar di Gedung Pusat Kegiatan Jemaat GKJW Mojowarno.
Ketua KPPM GKJW Mojowarno, Novi Kartikasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilandasi oleh semangat mempererat tali silaturahmi antara umat Kristiani dengan saudara-saudara Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Kami ingin menjalin silaturahmi antara umat Kristiani dari GKJW Mojowarno dengan umat Islam dari IPNU dan IPPNU yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC IPPNU Mojowarno, Firnanda Gita Aulia, menegaskan bahwa perbedaan keyakinan sama sekali bukan penghalang untuk saling bekerja sama dan menghormati satu sama lain.
“Kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini untuk mempererat silaturahmi antara IPPNU dengan KPPM GKJW Mojowarno. Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk saling bekerja sama dan saling menghormati,” tutur Firnanda.
Ketua PAC IPNU Mojowarno, A. Al Khalkul Yakin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang merupakan buah nyata dari kolaborasi IPNU dan IPPNU bersama KPPM GKJW Mojowarno.
“Acara ini adalah kolaborasi antara IPNU dan IPPNU dengan KPPM GKJW Mojowarno dan merupakan agenda tahunan. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah semangat bagi masyarakat dalam membina rasa toleransi,” ungkapnya.
Masyarakat sekitar Mojowarno menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan rasa terima kasih atas pembagian takjil yang diberikan secara cuma-cuma. Kegiatan ini pun menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Mojowarno bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata yang hangat dan bermakna.
Di tengah dinamika keberagaman bangsa, kolaborasi lintas iman seperti ini menjadi teladan bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Penulis : Lukius juliandri












