PERTI,MUHAMMADIYAH ,NU Kompak Angkat Bicara Tentang Persoalan Sengketa Rempang

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Garda 21 –Pengurus besar Nahdatul ulama, muhammadiyah, dan persatuan Tarbiyah islamiyah (PERTI) kompak angkat bicara persoalan sengketa agraria di pulau rembang batam kepulauan Riau hal ini di Terima dari pernyataan pengurus organisasi islam terbesar Indonesia  senin, 19/09/ 2023.

Persoalan rembang – galang merupakan masalah yang terkait dengan pemanfaatan lahan untuk pembangunan proyek, hal demikian di perparah dengan pola –  pola komunikasi dan pendekatan ke masyarakat yang kurang baik dan terlalu memaksakan , sehingga PBNU meminta kepada pemerintah untuk tidak memakai pendekatan kooersif yakni dengan pengendalian secara paksa atau kekerasan baik secara psikis ataupun fisik   ujar  pengurus besar PBNU yang di wakil oleh KH. Ulil Abshar Abdalla atas intruksi ketua umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf.

“PBNU meminta dengan bersungguh sungguh kepada pemerintah agar mengutamakan musyawarah (syura’) dan menghindari pendekatan koersif , lebih lanjut dia menjelaskan bahwa komisi mahtsul masail ad – diniyah al waqi’iyah  pada muktamar ke 34 NU membahas persoalan pengambilan tanah rakyat oleh negara. PBNU berpandangan bahwa tanah  yang di kelola oleh rakyat selama bertahun-tahun baik melalui proses iqtha (restribusi lahan) oleh pemerintah melalui pajak atau sebagainya atau ihya’ (pengelolaan lahan) maka hukum pengambilan lahan atau tanah secara paksa adalah haram, PBNU mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki komunikasi dan segera menghadirkan solusi penyelesaian persoalan ini dengan memastikan agar kelompok lemah (mustadh’afin) di penuhi dengan hak hak nya serta diberikan afirmasi dan fasilitas , “ucap yang di sapa Gus Ulil dalam konferensi pers nya 15 /09 23.

“PBNU selalu membersamai dan terus mengawal perjuangan rakyat untuk mendapatkan keadilan melalui cara cara yang sesuai dengan kaidah – kaidah hukum dan kontitusi selanjutnya PBNU mengimbau kepada masyarakat rempang – galang untuk tetap tenang dan tetap memelihara sikap husnuszhon kepada pemerintah dan aparat keamanan , “dalam keterangan pers nya Gus Ulil.

Baca Juga  Pengelola BUMDes Dilarang Rangkap Jabatan di BUMDesma

“Masalah pulau rempang seharusnya diselesaikan dengan pikiran yang tenang dan hati yang lapang dalam hal kebijakan yang diambil pemerintah tentang proyek strategis nasional (PSN) yang berorientasi kepada kepada kesejahteraan rakyat bukan untuk perseorangan atau badan usaha yang berorientasi kepada kapitalisme atau korporasi  , lebih lanjut seharusnya masalah ini diselesaikan  dengan musyawarah dicarikan jalan tengah yang paling maslahah bil ummah bukan masalah menang atau kalah, hal demikian meminta semua pihak untuk menenangkan diri agar masalah tidak semakin liar dan tidak terkendali apalagi mendekati pemilu 2024 yang membuat tensi politik makin memanas yang menentukan masa depan bangsa, “ungkap Abdul Mukti sekretaris jenderal Muhammadiyah , kamis 14 /09/2023.

Kita menekankan dan mendesak kepada para politikus dan wakil rakyat tidak tinggal diam untuk memanggil kapolri dan kementrian terkait terutama BP batam untuk mengklarifikasi sesuai dengan kewenangan nya, jangan lah rakyat yang di jadikan korban dan di adu domba dengan aparat khusus nya TNI dan Polri ungkap Abdul Mukti dalam keterangan nya.

Pemerintah harus mengedepankan cara cara yang bijaksana dan pendekatan lebih manusiawi melalui dialog atau pendekatan musyawarah mufakat dengan masyarakat setempat bukan melakukan intimidasi atau pendekatan persuasif yang mengandung unsur kekerasan baik fisik maupun mental masyarakat, ”
Dalam keterangannya yang akrab di sapa muhammad syarfi’ Hutauruk sebagai ketua umum pengurus pusat PP PERTI yang juga mantan walikota sibolga 2 periode ini jakarta ,senin 18 /09/23.

“Pola pendekatan seperti ini bukan jaman nya lagi apalagi kita sudah 78 Indonesia merdeka . karena itu PP PERTI meminta kepada pemerintah untuk menarik pasukan atau aparat keamanan TNI dan Polri dan menghentikan aktivitas pembangunan Rempang Eco – City ,setiap aktivitas investasi atau pembangunan kawasan harus memperhatikan dampak lingkungan, sosial dan budaya karena hakikat pembangunan harus membawa kesejahteraan dan kemajuan masyarakat setempat terutama penduduk asli di 16 desa yang sudah bermukim sejak tahun 1834 , “ungkap  di sapa Syarfi’

Baca Juga  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Penulis : Rizki Ahmad Rifandi

Berita Terkait

Anggota DPR-RI Dari Fraksi Demokrat, Drs Guntur Sasono, Serahkan Program UPPO Ke Gapoktan  Watugaluh, Jombang
Kabiro Garda21.com Lampung Sampaikan Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Camat Sukau
Pemkab Lampung Barat Lakukan Kesepakatan Kerja Dengan Universitas Muhamadiyah Purwokerto
Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Mendapatkan Hasil Dengan Menyabet Penghargaan Green Leadership Program
Pengelola BUMDes Dilarang Rangkap Jabatan di BUMDesma
Deklarasi PRAKA untuk Pemenangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka
Police Go To School Ops Zebra Krakatau 2023, SatLantas Polres Lampung Barat Sambangi SMAN 1 Sekincau
Kehadiran Universitas PERTI Pertama di Sumatera Barat Tranformasi PERTI Untuk Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 01:37 WIB

Lumbung Pangan Kabuh Mendapat 4 Ton Gabah Kering Dari Dinas Ketahanan Pangan Jombang

Rabu, 29 Mei 2024 - 04:13 WIB

Desa Boro, Tanggulangin, Mengadakan Lomba Tingkat RT Di Hadiri Juri Dari Forkopincam 

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:19 WIB

Jelang Kongres Nasional IV KAI 2024, KAI Bogor Raya Siap Menangkan Aprillia Supaliyanto

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:16 WIB

Pemdes Segodorejo,Optimalkan Pembangunan dan perawatan Infrastruktur kantor desa

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:03 WIB

Kapolsek Terus Dekat dengan Warga, Bahas Keamanan Masyarakat

Minggu, 26 Mei 2024 - 20:48 WIB

Kabupaten Jombang Menggelar Pelantikan 918 Petugas Pemungutan Suara untuk Pilkada 2024

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:01 WIB

Berantas Miras di Jombang, Polisi Amankan Ratusan Botol Beserta Penjualnya

Sabtu, 25 Mei 2024 - 09:29 WIB

Warga Pemangku ll (Dua) Pekon Bakhu Batu Ketulis Gotong Royong Mengecor Dak Masjid AL – Mubarokah 1

Berita Terbaru