Di kecamatan Mojowarno kita akan menemukan gedung gereja GKJW yang sudah berdiri sejak 3 maret 1881 dan bangunan rumah sakit Kristen Mojowarno yang berdiri pada 6 Juni 1894, selain itu kita akan menemukan situs pemakaman para pendeta dari Belanda seperti : J.E Jellesma, J. Kruyt, dan terdapat pemakaman Paulus Tosari guru Injil pertama kali di Mojowarno. Setiap tahun di Mojowarno diadakan acara Undhuh-undhuh yaitu hari raya ucapan syukur yang berupa kirab budaya yang diikuti oleh jemaat gereja dengan mengusung hasil panenan, diarak oleh berbagai kesenian sepanjang rute.
Jika kita bergeser kearah barat dari mojowarno sekitar 6,5 kilometer kita akan menemukan gereja yang sudah berumur 125 tahun yaitu gereja GKJW Bongsorejo, desa Grogol, kecamatan Diwek, yang sudah berdiri sejak tahun 1898.yang pada awalnya daerah ini di babat oleh seorang keturunan Madura yaitu Klas Waridin yang sebelumnya belajar agama Kristen di Mojowarno.
Dengan adanya berbagai situs sejarah terutama situs berbagai rumah ibadah dan peninggalan budayanya di wilayah kabupeten jombang, membuat potensi wisata rohani dan sejarah mempunyai prospek yang sangat bagus, dan dapat mengembangkan usaha UMKM masyarakat di wilayah tersebut.
Penulis : Lukius Juliandri
Halaman : 1 2









