Diabetisi Wajib Tahu: Gula Darah Tak Terkendali Bisa Rusak Otak dan Picu Depresi

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Mojowarno, Jombang Garda21– Pertemuan rutin Klub Diabetisi Rumah Sakit Kristen Mojowarno, Sabtu (13/12/2025), menghadirkan fakta mengejutkan tentang dampak diabetes terhadap kesehatan mental dan fungsi otak. Dr. Novelita Mesah, SpKJ, spesialis kedokteran jiwa, mengungkap hubungan erat antara kendali gula darah dengan kondisi kejiwaan pasien.
Dalam acara bertema “Bening Mental, Jernih Pikiran: Latihan untuk Jiwa dan Otak bagi Diabetisi”, dr. Novelita menjelaskan mengapa diabetisi lebih rentan mengalami gangguan mental dibanding orang sehat.
“Penyakit diabetes yang berlangsung lama dan memerlukan kontrol ketat menjadi beban psikologis. Yang lebih penting, gula darah yang naik turun dapat mempengaruhi hormon otak,” ungkap dr. Novelita.

Ia menambahkan, beban psikologis semakin berat akibat ketakutan akan komplikasi, pembatasan aktivitas sehari-hari, gangguan tidur, hingga kurangnya dukungan dari keluarga terdekat.
Data penelitian yang dipaparkan menunjukkan angka yang cukup tinggi. Sekitar 20-25 persen atau satu dari empat pasien diabetes tipe 2 mengalami depresi. Kondisi ini menciptakan lingkaran setan yang berbahaya.
“Depresi membuat pasien tidak patuh pada pengobatan. Akibatnya, kendali gula darah memburuk dan risiko komplikasi meningkat,” jelas dr. Novelita mengenai dampak domino dari gangguan mental pada diabetisi.

Temuan medis yang disampaikan dr. Novelita semakin memprihatinkan. Diabetes yang tidak terkendali dapat merusak pembuluh darah otak, yang kemudian memicu kematian sel-sel otak.
“Kerusakan sel otak ini bersifat progresif dan mengakibatkan penurunan fungsi kecerdasan. Gejala awalnya biasanya penurunan daya ingat,” papar dokter yang berpraktik di RS Kristen Mojowarno ini.

Dr. Novelita menawarkan pendekatan holistik untuk mengatasi masalah ganda ini. Selain pengendalian gula darah melalui pengobatan medis, ia merekomendasikan skrining rutin kesehatan mental dan penerapan gaya hidup sehat.
Yang menarik, ia mengajak diabetisi melakukan aktivitas sederhana untuk melatih otak dan jiwa. Untuk stimulasi kognitif, pasien dapat bermain teka-teki ringan seperti tebak kata, menyusun huruf, atau kata berantai. Berbagi cerita nostalgia dengan teman juga efektif melatih memori.

Baca Juga  Gemuruh Perayaan HUT RI ke-80 di Desa Mpjongapit, Jombang

Sementara untuk kesehatan jiwa, latihan napas dalam, afirmasi positif, dan menulis jurnal syukur dapat membantu menjaga keseimbangan emosi.
Menutup paparannya, dr. Novelita menyampaikan pesan penting yang sering diabaikan masyarakat. Ia mendorong diabetisi untuk tidak ragu mencari dukungan, baik dari teman maupun tenaga profesional.
“Mencari teman untuk berbagi dan meminta bantuan profesional bukanlah tanda kelemahan, tapi bukti bahwa kita berani menjaga diri dan memilih untuk terus kuat,” kata dr. Novelita menegaskan.

Dengan kombinasi pengendalian medis dan perawatan mental yang tepat, diabetisi diharapkan dapat mencapai kualitas hidup optimal dengan mental yang bening dan pikiran yang jernih.

Penulis : Lukius Juliandri

Berita Terkait

Meriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Polres Jombang Gelar Turnamen Mini Soccer Bersarung
Pembayaran PBB di Desa Ngaban antusias didorong undian hadiah minyak goreng
Polres Jombang ungkap 80 laporan kasus narkoba dan miras dalam Enam bulan terakhir
Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa
Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan
Rumah Sakit Kristen Mojowarno Laksanakan Survei Akreditasi pada 22–24 Juli 2026 oleh Lembaga Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)
Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong
Pertemuan rutin Kader se-kecamatan Tanggulangin digelar di Desa kalitengah
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Polres Jombang Gelar Turnamen Mini Soccer Bersarung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Pembayaran PBB di Desa Ngaban antusias didorong undian hadiah minyak goreng

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:53 WIB

Polres Jombang ungkap 80 laporan kasus narkoba dan miras dalam Enam bulan terakhir

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:50 WIB

Sertifikasi Guru Dinilai Jadi Kunci Perkuat Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa

Senin, 27 Juli 2026 - 05:36 WIB

Pembangunan Normalisasi Saluran dan Gorong-gorong desa Glaga Harum dipercepat antisipasi musim hujan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:10 WIB

Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Warga RT 06 RW 02 Dusun Kabunan Perkuat Kekompakan Dan Semangat Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:38 WIB

Pertemuan rutin Kader se-kecamatan Tanggulangin digelar di Desa kalitengah

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:16 WIB

Sinergitas Perhutani KPH Jombang Bersama Kejaksaan Negri Jaga Aset Negara Dan Kelestarian Hutan

Berita Terbaru