Romo Kyai Haji Prof. Dr. Asep Saifuddin Chalim Protes Keras Pencemaran Nama Ponpes Amanatul Ummah – Suliyono Sosialisasikan Gerakan Tutup Tambang Ilegal (GTTI)

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mojokerto Garda 21–Bertempat di bangunan megah Istana Afia Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Bendunganjati, Pacet, Mojokerto, berlangsung dua agenda press release sekaligus pada Jum’at (7/11/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Agenda pertama disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Romo Kyai Haji Prof. Dr. Asep Saifuddin Chalim, M.A., sedangkan agenda kedua disampaikan oleh Suliyono, S.Pd., Ketua Pokja Pimpinan LSM Mojokerto, yang mensosialisasikan program Gerakan Tutup Tambang Ilegal (GTTI) di hadapan lebih dari seratus wartawan dan perwakilan LSM se-Kabupaten Mojokerto.

Romo Kyai Asep Nama Amanatul Ummah Telah Dicemarkan

Dalam pernyataannya, Romo Kyai Asep menyampaikan protes keras terhadap beredarnya pemberitaan di media sosial mengenai dugaan aktivitas tambang ilegal yang dikaitkan dengan sebuah koperasi bernama Amanatul Ummah di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.
Menurutnya, pemberitaan tersebut menimbulkan kerugian moral dan nama baik bagi lembaga pendidikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang telah berdiri sejak tahun 1998 dan dikenal luas atas prestasi akademiknya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

> “Nama Amanatul Ummah itu nama yang besar dan mulia. Artinya adalah ‘Amanah Umat’, sebuah nama yang agung. Tidak seharusnya digunakan sembarangan, apalagi dikaitkan dengan kegiatan ilegal seperti penambangan liar,” tegas Romo Kyai Asep di hadapan awak media.

 

Beliau menegaskan bahwa Ponpes Amanatul Ummah sama sekali tidak memiliki hubungan dengan koperasi atau kegiatan penambangan ilegal tersebut.
Selain itu, ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mempertanggungjawabkan secara hukum penggunaan nama “Amanatul Ummah” tanpa izin.

> “Kami meminta media turut meluruskan bahwa Amanatul Ummah adalah lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen melahirkan manusia unggul, beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah, guna kejayaan Islam dan kemuliaan bangsa Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga  SOLUSI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI, TIM KKN-T IPB DESA KEDUNGREJO GELAR PENYULUHAN PERTANIAN TENTANG TEKNOLOGI IPB PRIMA, PENGENALAN DIGITANI IPB DAN PEMBERIAN BIBIT UNGGULAN PADI IPB 3S, CABAI BONITA, TOMAT TORA, DAN PEPAYA CALLINA

Amanatul Ummah, Lembaga Pendidikan Berprestasi Dunia

Romo Kyai Asep juga menjelaskan bahwa Ponpes Amanatul Ummah telah mencetak ribuan alumni berprestasi yang diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia bahkan menyebutkan bahwa tingkat kelulusan dan penerimaan santri Amanatul Ummah di fakultas kedokteran lebih tinggi dibandingkan gabungan 20 SMA Negeri di Kabupaten Mojokerto.

“Prestasi itu adalah buah dari perjuangan panjang. Maka sangat disayangkan jika nama besar Amanatul Ummah dicemarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

LSM Mojokerto Sosialisasikan Gerakan Tutup Tambang Ilegal (GTTI)

Usai pernyataan Romo Kyai Asep, giliran Suliyono, S.Pd., Ketua Pokja LSM Mojokerto, menyampaikan sosialisasi mengenai GTTI (Gerakan Tutup Tambang Ilegal).
Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian LSM Mojokerto terhadap maraknya praktik tambang tanpa izin yang selama ini merusak lingkungan, menimbulkan korban jiwa, dan merugikan negara.

> “Tambang ilegal adalah musuh negara. Mereka mencuri kekayaan alam, tidak bayar pajak, dan merusak lingkungan. Sudah saatnya masyarakat bersama aparat menutup tambang-tambang ilegal tersebut,” tegas Suliyono.

 

GTTI, lanjutnya, akan berkolaborasi dengan Satpol PP, Polres, TNI, serta masyarakat untuk melakukan aksi nyata penutupan tambang ilegal di Mojokerto.
Semangat ini, katanya, terinspirasi langsung dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyerukan penutupan semua tambang ilegal tanpa pandang bulu. ujarnya ( SriH)

Penulis : Sri H

Berita Terkait

Menggugah Semangat untuk Melawan Korupsi: FGD Inspiratif di Jombang
Tetap Istiqomah, Direktur LBH Djawa Dwipa Gelar Selawatan dan Doa Bersama
Pekon Teba Liokh Salurkan BLT-DD Tahap Kedua Periode Juli Hingga Desember 2024 kepada 21 KPM
Soal Dugaan Tindakan Pencabulan Oleh Oknum Pelatih Silat, Ini Kata Pengurus PSHT Lambar
Satu Unit Truk Muatan Enam Ton Masuk Jurang di Mutar Alam Way Tenong
Pekon Tiga Jaya Salurkan BLT – DD Tahap Dua Tahun 2024 Kepada 24 KPM
SOLUSI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI, TIM KKN-T IPB DESA KEDUNGREJO GELAR PENYULUHAN PERTANIAN TENTANG TEKNOLOGI IPB PRIMA, PENGENALAN DIGITANI IPB DAN PEMBERIAN BIBIT UNGGULAN PADI IPB 3S, CABAI BONITA, TOMAT TORA, DAN PEPAYA CALLINA
Lomba Memasak Lemang Turut Meriahkan Festival Sekala Bekhak
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 23:24 WIB

Menggugah Semangat untuk Melawan Korupsi: FGD Inspiratif di Jombang

Sabtu, 8 November 2025 - 02:39 WIB

Romo Kyai Haji Prof. Dr. Asep Saifuddin Chalim Protes Keras Pencemaran Nama Ponpes Amanatul Ummah – Suliyono Sosialisasikan Gerakan Tutup Tambang Ilegal (GTTI)

Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:33 WIB

Tetap Istiqomah, Direktur LBH Djawa Dwipa Gelar Selawatan dan Doa Bersama

Rabu, 23 Oktober 2024 - 20:20 WIB

Pekon Teba Liokh Salurkan BLT-DD Tahap Kedua Periode Juli Hingga Desember 2024 kepada 21 KPM

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 00:51 WIB

Soal Dugaan Tindakan Pencabulan Oleh Oknum Pelatih Silat, Ini Kata Pengurus PSHT Lambar

Rabu, 25 September 2024 - 10:07 WIB

Satu Unit Truk Muatan Enam Ton Masuk Jurang di Mutar Alam Way Tenong

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:10 WIB

Pekon Tiga Jaya Salurkan BLT – DD Tahap Dua Tahun 2024 Kepada 24 KPM

Rabu, 24 Juli 2024 - 13:54 WIB

SOLUSI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PETANI, TIM KKN-T IPB DESA KEDUNGREJO GELAR PENYULUHAN PERTANIAN TENTANG TEKNOLOGI IPB PRIMA, PENGENALAN DIGITANI IPB DAN PEMBERIAN BIBIT UNGGULAN PADI IPB 3S, CABAI BONITA, TOMAT TORA, DAN PEPAYA CALLINA

Berita Terbaru